KJRI Cape Town Dorong Sister City Surabaya–Mangaung

oleh -4661 Dilihat
oleh
Pertemuan Sroja Warna dengan mitra pengusaha Cape Town

Dan Ekspansi Fesyen Indonesia ke Afrika Selatan

Cape Town, petisi.co – Diplomasi ekonomi Indonesia di Afrika Selatan semakin menunjukkan geliat positif. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Cape Town bersama Direktorat Afrika Kementerian Luar Negeri RI mengambil langkah konkret untuk memperkuat kerja sama antar-daerah sekaligus membuka peluang baru bagi dunia usaha tanah air.

Sister City Surabaya–Mangaung Makin Dekat

Pada 26–29 Agustus 2025, tim Direktorat Afrika melakukan kunjungan kerja ke Cape Town dan bertemu dengan jajaran Mangaung Metropolitan Municipality. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut pembahasan sebelumnya antara Konjen RI Cape Town Tudiono dan Walikota Eksekutif Mangaung Mr Gregory Nthlatsi beserta tim pada Februari lalu di KJRI.

Dari pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati langkah awal untuk menyiapkan kerja sama Sister City antara Pemerintah Kota Surabaya dan Mangaung.

Proses ini akan dimulai dengan penyusunan dokumen Letter of Intent (LoI), yang ditargetkan dapat ditandatangani pada kunjungan Executive Mayor Mangaung ke Surabaya pada November 2025.

“Kami menyambut baik kemajuan proses Sister City antara Surabaya dan Mangaung. Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi juga melahirkan program nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat kedua kota,” ujar Konsul Jenderal RI di Cape Town, Tudiono.

Pertemuan Konjen RI dengan Walikota Mangaung Metropolitan Municipality Mr Gregory Nthlatsi

Selain itu, Surabaya dan Mangaung juga berkomitmen merumuskan sektor kerja sama konkret, seperti perdagangan, investasi, pendidikan, serta pertukaran budaya dan seni.

Fesyen Indonesia Menembus Pasar Cape Town

Sejalan dengan agenda Sister City, KJRI Cape Town bersama Dit. Afrika turut mendampingi PT Sroja Warna Indonesia, pelaku industri fesyen tanah air, dalam survei pasar dan forum bisnis di Cape Town.

Kehadiran perusahaan ini menjadi langkah awal ekspansi produk fesyen Indonesia ke pasar Afrika Selatan.

Konjen Tudiono menegaskan, industri fesyen Indonesia memiliki potensi besar di Afrika Selatan.

“Produk Sroja Warna Indonesia menghadirkan kombinasi kualitas bahan, teknik tekstil tradisional, dan desain modern yang sesuai dengan tren pasar Cape Town. Hal ini membuka peluang besar untuk memperluas jangkauan produk kreatif Indonesia,” jelasnya.

Sinergi Diplomasi dan Dunia Usaha

Kunjungan delegasi Direktorat Afrika di Cape Town menegaskan pentingnya sinergi antara diplomasi pemerintah pusat, kerja sama antar-daerah, dan fasilitasi dunia usaha.

Upaya ini menjadi pijakan strategis dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Afrika Selatan, baik di tingkat nasional maupun regional.

Dengan pendekatan ini, Indonesia berharap kerja sama Sister City Surabaya–Mangaung dapat berjalan berkelanjutan, sekaligus membuka jalan lebih luas bagi produk ekonomi kreatif Indonesia, khususnya fesyen, untuk menembus pasar Afrika.(kip)

No More Posts Available.

No more pages to load.