Belajar Penanggulangan dan Penanganan Bencana Banjir
MOJOKERTO, PETISI.CO – Bencana banjir yang mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan kerugian harta benda dan dampak psikologis disikapi serius DPRD kabupaten Mojokerto dengan menggelar studi banding di kota Yogyakarta, Jumat (19/2/2021).
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV H Sopi’i bersama Wakil Ketua Hj. Evi Kusumawati, S.Tp, Sekretaris Amiruddin, S.Pd.i dan anggota Komisi IV diterima langsung oleh ibu Maria Rista Sekundari, S.H Kasubbag Kerja Sama dan Aspirasi Sekretaris DPRD Kota Yogyakarta.
H Sopi’i, ketua rombongan mengatakan, banyak yang bisa di pelajari dari kota Yogyakarta mengenai permasalahan banjir seperti melakukan naturalisasi dan normalisasi sungai ini menjadi salah satu upaya efektif mengatasi banjir.
“Juga terkait konsep kelembagaan mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang aktif mulai dan sebelum terjadinya bencana dan juga bersinergi dengan masyarakat dan unsur terkait lainnya tetap harus digerakkan guna membangun kesadaran akan pentingnya manejemen penanganan dan pengurangan resiko bencana,” kata H sSopi’i.
Lanjut H Sopi’i penanganan bencana di kota Yogyakarta sangat bagus.
“Ketika terjadi bencana gunung meletus, kami banyak mendapatkan masukan masalah dampak penanganan banjir mudah mudahan kajian ilmu yang di sampaikan kita laksanakan di kabupaten Mojokerto,” tegas Ketua Komisi IV, H Sopi’i. (ng)







