Kopi Arabika Bondowoso Siap Tembus Negara Chile

oleh
Bupati Bondowoso Drs Amin Said Husni bersama Kementrian Luar Negeri Julang Pujianto, usdai sarasehan peningkatan kapasitas ekspor produk kopi.

Bupati  Berharap Peran Kemenlu Lebih Kongkrit

 BONDOWOSO, PETISI.CO – Direktur Amerika II Kementerian Luar Negeri, Julang Pujianto, akan memfasilitasi Kopi Arabika Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, untuk masuk pasar internasional di Amerika Latin, khususnya ke Negara Chile.

Hal ini disampaikan Direktur tersebut, usai sarasehan tentang peningkatan kapasitas ekspor produk kopi dan kakao Indonesia ke mancanegara, belum lama ini.

Menurutnya, kerja sama perdagangan antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Chile telah ditandangani.

“Kerja sama dimaksud terhimpun dalam Indonesia Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA),” ujar Julang.

Pemerintah Indonesia, lanjut dia, telah menandatangani persetujuan perdagangan dengan pemerintah Chile, dengan tarif rendah, bahkan bisa nol rupiah tarifnya.

“Persetujuan perdagangan tersebut, merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk memasarkan produknya, khususnya ke Negara Chile,” ungkapnya.

Dia juga menerangkan, bahwa ini sebuah peluang bagi kita, termasuk produk kopi Bondowoso serta produk dari daerah sekitar, untuk masuk ke Chile.

“Tugas kami mencarikan peluang pasar agar produk kopi dan cokelat bisa masuk ke sana,” terang Julang.

Selain itu, pihaknya sedang meneliti berapa besaran permintaan dari Pasar Chile, khususnya untuk produk kopi dan cokelat.

“Kita sedang melakukan penelitian terkait permintaan pasar tersebut. Sehingga kita bisa memastikan, produk apa saja yang bisa masuk ke sana,” katanya sambil menambahkan, kita juga sedang melakukan penetrasi di pasar kopi besar.  “Seperti di Brazil,” tambahnya.

Disamping itu, Bupati Bondowoso, Drs. Amin Said Husni menyambut baik kehadiran Kementerian Luar Negeri tersebut, untuk memfasilitasi Kopi Arabika Bondowoso bisa menembus pasar internasional, terutama di wilayah Amerika Latin.

“Sementara ini, kopi kita yang telah menembus pasar internasional melalui antar pembeli. Tentu dengan kehadiran dan peran dari Kemenlu untuk menjembatani Kopi Bondowoso agar masuk ke negara Chile, harus kita sambut baik,” tuturnya.

Seraya mengimbuhkan, saat ini, Kopi Arabika Bondowoso sudah menembus Pasar Eropa, seperti Belanda, Swiss, dan sejumlah negara di Asia.

“Kita berharap peran dari Kemenlu ini agar lebih konkrit dan berkelanjutan, sehingga akan berdampak terhadap kesejahteraan petani,” pungkasnya.(latif/cip)

No More Posts Available.

No more pages to load.