Mengaku Ditipu Anggota Dewan, Sejumlah Masyarakat Bersama LSM Ancam Demo DPRD Bondowoso

oleh
Wiknyo Susanto, saat memberi keterangan di kediamannya.

BONDOWOSO, PETISI, CO – Sejumlah korban penipuan yang diduga dilakukan oknum politisi di Bondowoso, mengancam akan demo ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Kedatangan mereka untuk mengadukan dugaan penipuan yang telah dilakukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra di Bondowoso, yakni Supriyanto, yang juga merupakan anggota DPRD Bondowoso.

Selain itu, masyarakat yang mengaku sebagai korban atas penipuan oleh Supriyanto ini, akan didampingi oleh puluhan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Bondowoso.

Tujuan mereka ke kantor DPRD untuk meminta bantuan dari pihak Ketua DPRD Bondowoso, agar Supriyanto bisa mengembalikan uang para korban.

Selain itu mereka bersama puluhan LSM,  akan mendatangi kantor Komite Pengawas (Komwas) dan Dewan Kehormatan (Wanhor) Gerindra, untuk meminta agar  diberikan sanksi yang tegas, karena perbuatannya sudah merusak citra dari partai tersebut.”

Saat ini, kami masih koordinasi dengan salah satu LSM yang ada di Bondowoso, untuk mengawal kasus ini,” kata Wiknyo Susanto, juga kordinator korban penipuan, kepada petisi.co Sabtu, (5/5/2018).

Kalau memang, kata dia, Supriyanto punya etikat baik, seharusnya klarifikasi terkait hal ini. “Namun sampai saat ini, dia tidak pernah menghubungi saya, meskipun sejumlah media mempublikasikan kasus ini,” pungkasnya.

(Baca juga : Sejumlah Warga Korban Penipuan Laporan ke Polres Bondowoso)

Sementara, sebelumnya Supriyanto sebagai orang nomor satu di  Partai Geridra Bondowoso, ketika dikonfirmasi melalui handphone selulernya, membantah. Menurutnya, tudingan Wiknyo itu tidak benar.

“Saya tidak merasa menipu mereka, dan saya tidak pernah menawarkan pekerjaan untuk putra-putranya mereka,” jelas Supriyanto, pada petisi.co Kamis (3/5/2018).

Nanti, lanjut Supriyanto,  pihaknya akan menuntut balik kepada Wiknyo dan kedelapan orang yang mengaku ditipu.

“Permasalahan ini sudah diserahkan penuh kepada pengacara saya,” imbuhnya. (latif)

No More Posts Available.

No more pages to load.