PETISI.CO
Bundaran Waru depan Mal CITO, merupakan salah satu akses masuk Kota Surabaya yang menjadi lokasi penyekatan.
PERISTIWA

Nekat Mudik ke Surabaya Harus Siap Dikarantina dengan Biaya Mandiri

SURABAYA, PETISI.CO – Langkah tegas bakal diterapkan kepada pemudik bandel yang nekat memasuki wilayah Kota Surabaya. Peraturan larangan mudik sendiri bakal diberlakukan pada tanggal 6-17 Mei 2021 mendatang.

Petugas akan langsung menerapkan tindakan tegas. Pemudik bandel yang menggunakan jasa travel gelap itu nantinya akan diangkut menggunakan kendaraan yang sudah disiapkan menuju lokasi karantina di Asrama Haji, Sukolilo.

“Penumpang travel gelap tujuan Surabaya akan langsung diangkut, kemudian dibawa ke asrama haji. Tidak perduli warga Surabaya dan warga luar kota akan dibawa ke sana,” Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, Selasa (5/4/2021).

Baca Juga :  Ratusan Karyawan Pabrik Rokok di Tulungagung Dirapid Test, 17 Dinyatakan Reaktif, Kini Dikarantina

Setidaknya pemkot menyiapkan empat unit truk di beberapa lokasi perbatasan atau pintu masuk Kota Surabaya.

“Ada empat armada truk milik Satpol PP di Terminal TOW (Terminal Osowilangun), Merr, Bundaran (Waru) Cito, dan Suramadu,” jelasnya.

Para pelanggar akan dikenakan biaya karantina mandiri. Mereka harus siap merogoh kocek Rp 300 ribu per hari dengan jangka masa karantina selama lima hari.

“Biaya satu orang berapa, Rp 300 ribu per hari selama lima hari,” ungkapnya.

Di samping itu, Pemkot bersama jajaran TNI dan Polri bakal melakukan penyekatan dan penjagaan ketat di 17 titik lokasi perbatasan Kota Surabaya. (nan)

terkait

Bantuan Pendidikan Bagi Anak-Anak Kru KRI Nanggala-402 Segera Diberikan

redaksi

Banjir Lumpur Bondowoso Surut

redaksi

DPC ABPEDNAS Kabupaten Lahat 2021-2026 Resmi Dilantik

redaksi