Pemkab Sidoarjo Gandeng IAPI Jatim Gelar Workshop

oleh -39 Dilihat
oleh
Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah (tengah, pakai peci) bersama Sekda Achmad Zaini, Kabag PBJ, Sanadjihitu Sangaji dan pihak TNI/ Polri serta Kejaksaan memencet tombol sirine dibukanya kegiatan "Workshop Capacity Building, SPEC 2018"
-->

SIDOARJO, PETISI.CO – Untuk meningkatkan kompetensi penyedia dan pelaku usaha berkaitan pengadaaan barang/ jasa yang didanai APBN atau APBD, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggandeng Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) Jawa Timur. Kali ini menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Workshop Capacity Building, Sidoarjo Procurement Expo and Conference (SPEC) 2018” di Gedung Sidoarjo Community Centre (SCC), Jalan Raya Lingkar Timur, Sidoarjo, Rabu (12/12/2018).

“Kegiatan workshop yang diikuti lebih dari 500 penyedia barang/ jasa se-Jawa Timur itu digelar dua hari, 12 – 13 Desember 2018, “kata Kabag Pengadaan Barang/ Jasa (PBJ) Setkab Sidoarjo, Sanadjihitu Sangaji.

Dijelaskan, dalam workshop ini, pihaknya menghadirkan sejumlah pembicara, yakni Atang Rustandar (Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP), Agus Mardyanto (Direktur Perencanaan Sarana dan Prasarana ITS Surabaya) dan Sogar Simamora (Praktisi Hukum dan Guru Besar Unair Surabaya).

“Selain menerima materi dari para pembicara, peserta juga diajak untuk berdiskusi mengenai pengalaman penyedia dalam mengikuti pengadaan barang/ jasa di lingkungan instansi pemerintah, “sambung Sangaji.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah menyampaikan, pengadaan barang/ jasa mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik dan perekonomian daerah.

Selanjutnya, Bupati yang akrab disapa Abah Ipul ini menyinggung soal penerapan produk e-Katalog 2019 terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sidoarjo.

“Pemkab akan menampilkan produk – produk e-Katalog, maka semua OPD wajib membuatnya. Katalog lokal harus diperbanyak jumlahnya. Paket PBJ 2019 yang belum ditayangkan hari ini, segera OPD memprosesnya untuk ditayangkan awal 2019, terutama pekerjaan terkait rencana strategis daerah,” harapnya.

Ditambahkan Abah Ipul, kegiatan kompetensi ini untuk menepis anggapan, pengadaan barang/ jasa di instansi pemerintah terbilang ribet, rumit dan lama berubah menjadi lebih mudah, sederhana dan cepat.

“Nah, untuk memudahkan para pelaku pengadaan barang dan jasa, bisa mengakses langsung melalui e-Katalog dan e-Pengadaan,” katanya. (wah)