Probolinggo, petisi.co – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) memperkenalkan aplikasi portal Amanah, sebuah inovasi unggulan untuk rekapitulasi data posyandu secara elektronik berbasis internet.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Probolinggo, Evariani menyampaikan apresiasi sekaligus kebanggaan atas kinerja kader posyandu di Kota Probolinggo. Sebab, kota ini termasuk salah satu daerah yang sudah mendaftarkan legalitas seluruh posyandu nya pada Kementerian Dalam Negeri.
Saya sangat bersyukur bahwa dengan adanya digitalisasi saat ini Kota Probolinggo ternyata masuk kategori terhebat di seluruh Indonesia.
“Hanya enam provinsi yang baru terdaftar di Kementerian Dalam Negeri dan di Jawa Timur baru tiga kota dan kota di Jawa Timur yang 100% posyandu nya terdaftar hanya Kota Probolinggo,” kata Evariani.
Istri Wali Kota Probolinggo itu juga memberikan motivasi agar kader posyandu terus mengikuti perkembangan teknologi, salah satunya dengan memanfaatkan Aplikasi Portal Amanah.
“Karena kita tidak bisa hidup maju tanpa beradaptasi dengan teknologi maka kita harus melihat teknologi dan mampu membawa perubahan buat lingkungan, buat keluarga, buat masyarakat,” ujarnya.
Di hadapan para kader Evariani juga menekankan pentingnya penerapan posyandu 6 bidang SPM, pihaknya juga mendorong implementasi nyata di lapangan sehingga posyandu Kota Probolinggo dapat mencapai level Paripurna.
“Mari untuk selalu berwawasan untuk memperbanyak bidang dan mari kita kerjakan secara total paripurna sehingga posyandu kita stratanya juga harus paripurna,” ungkapnya.
Sementara Sekretaris Dinsos PPPA, Lucia Aries Yuliyanti menyampaikan bahwa setelah pelaksanaan bimtek ini, akan dilakukan uji coba serta peluncuran aplikasi versi telepon pintar. Sehingga memudahkan para kader untuk mengaksesnya.
“Maksud tujuan hari ini juga untuk kita trial aplikasi, nantinya akan kita masukkan ke Play Store, biar Ibu-ibu juga akan bisa mengakses,” tuturnya. (reb)







