PETISI.CO
Wakil Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto.
PERISTIWA

Pemkot Surabaya Minta Warga Tak Kendor Terapkan Protokol Kesehatan

SURABAYA, PETISI.CO – Pemkot Surabaya meminta kepada seluruh warga agar secara disipilin memperhatikan dan tak mengendorkan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Wakil Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, warga Kota Surabaya diharapkan tidak menyepelehkan dan meningkatkan kesadaran pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

“Ini sudah mulai kendor (penerapan protokol kesehatan), tapi bukan berarti penerapan protokol kesehatan (yang dilakukan pemerintah) kendor. Tapi di sini kita tidak bisa jika masyarakat tidak aware (penerapan protokol kesehatan),” kata Irvan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/11/2020) sore.

Baca Juga :  Jangan Hanya Basa Basi, Warga Satak Kediri Tagih Janji PTPN XII

Imbauan tak mengendorkan protokol kesehatan itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kemunculan kasus baru Covid-19 di Kota Surabaya.

“Ditandai mulai banyaknya warga yang mulai bersosialisasi kembali, kumpul-kumpul. Kalau kumpul-kumpul identik dengan makan-makan. Ketika makan-makan, maka otomatis yang terjadi adalah melepas masker lalu tanpa disadari ngobrol, tidak mempertimbangkan jarak dan waktu. Itu menjadi potensi transimisi penyebaran lagi,” jelasnya.

Selain itu ketika melakukan kegiatan berlibur, warga juga diminta untuk tidak mengendorkan penerapan protokol kesehatan. Salah satunya, yaitu tetap aktif mengenakan masker di tempat wisata.

Baca Juga :  Pemkot Surabaya Tegaskan Tak Larang Penyelenggaraan Acara Hajatan

“Mulai banyaknya piknik yang digelar warga mendatangi ke tempat wisata, mereka kembali lupa dengan prokes. Selama di tempat wisata mungkin lepas masker,” terangnya.

Kepala BPB Linmas Kota Surabaya itu kembali mewanti-wanti bahwa pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Penangan wabah ini tidak hanya bisa mengandalkan peran central dari pemerintah saja, namun diperlukan keterlibatan atau pun peranan warga dalam penanganannya.

“Covid-19 belum selesai, ini tanggung jawab bersama. Semua stakeholder, terpenting masyarakat ada perubahan perilaku dan tidak mengendorkan sedikit pun protokol kesehatan,” tambah dia.

Baca Juga :  Kades Mentor Serahkan BLT-DD

Pihaknya juga terus meminta kepada para satgas yang berada di tempat-tempat umum untuk terus melakukan upaya pengketatan protokol kesehatan, seperti di mal dan pasar.

Tak hanya itu saja, bahkan Irvan berharap kepada seluruh satgas di Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo agar semakin intens dan aktif menjaga wilayahnya masing-masing.

“Kami harap sebisa mungkin aktif dan yang aktif agar terus berjuang dalam penanganan Covid-19,” tutupnya. (nan)

terkait

Anggota Kodim dan Polres Jaga Ketat KPU Tulungagung Pasca Pemilu 2019

redaksi

Silaturahmi Senkom Surabaya ke Makorem 084/ Bhaskara Jaya

redaksi

Warga Kelurahan Dabasah Keluhkan Limbah Pabrik Tahu

redaksi
Open

Close