Surabaya, petisi.co – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menyatakan bahwa inventarisasi warga Surabaya yang memiliki keahlian di bidang konstruksi akan mempermudah Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten.
“Jadi, kita punya pasar tenaga kerja yang sudah siap, misalnya yang punya sertifikasi safe, ada database-nya. Jadi, terkait dengan konstruksi, kuliner, tata boga, kemudian juga hotel,” tutur Eri, pada Kamis (27/11/2025)
Eri menegaskan bahwa database pekerja ini tidak hanya disiapkan untuk mengerjakan proyek pemerintah saja, melainkan juga untuk pengerjaan proyek swasta.
“Begitu ada kebutuhan pelaksanaan pembangunan dari Pemkot maupun dari swasta, ya tinggal melihat pasar kerja itu,” kata legislator PDI-Perjuangan ini.
Saat ini, Pemkot sedang melakukan sosialisasi di tingkat RT/RW untuk melakukan rekrutmen. Hal ini dilakukan agar para pekerja tersebut dapat segera diterjunkan ke lapangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Nah, ini kan sekarang lagi didata ini, jadi RT, RW, Kelurahan sedang menyosialisasikan ke warga yang punya kemampuan terkait dengan konstruksi untuk mendaftar, sehingga nanti begitu ada pelaksanaan bisa direkrut,” jelasnya.
Selain itu, Eri meminta agar skala pekerjaan proyek itu didasarkan pada zonasi. Misalnya, untuk pekerjaan konstruksi di wilayah kecamatan Wonokromo, pekerjanya juga diambil dari warga setempat yang ada di database.
“Jadi, warga Wonokromo yang punya kemampuan terkait dengan konstruksi tinggal diambil dari situ, kontraknya. Kalau sudah ada di database ini kan sudah disupervisi juga oleh dinas perindustrian dan tenaga kerja, sehingga SDM-nya kompeten,” pungkas Eri Irawan. (joe)








