PETISI.CO
Ilustrasi Penyemprotan Disfektan, (Ist)
PERISTIWA

Pemkot Surabaya Sudah Lakukan Penyemprotan di 50.732 Lokasi

SURABAYA, PETISI.CO – Pemkot Surabaya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Surabaya telah melakukan penyemprotan disinfektan di 50.732 lokasi, sedangkan dalam per-hari, setidaknya ada 300-400 titik yang disemprot.

“Setiap hari kami melakukan penyemprotan, sehari bisa 300-400 titik, sehingga total titik penyemprotan yang dilakukan bersama OPD lain sebanyak 50.735 lokasi per tanggal 2 Juni 2020,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, Dedik Irianto, Rabu (3/6/2020).

Sedangkan Dinas PMK Kota Surabaya sendiri telah melakukan penyemprotan di 43.371 lokasi. Penyemprotan itu dilakukan berlandaskan data yang diperoleh. Dengan maksud, saat menerima informasi atau data adanya yang seseorang dengan status terkonfirmasi, maka pihaknya akan langsung melakukan penyemprotan di lokasi tempat tinggal yang bersangkutan.

Baca Juga :  Tokoh Muda Kepulauan Menginginkan RSU Arjasa Sumenep Diberi Nama 'A Busyro Karim'

“Jadi, sekeliling tempat tinggal pasien itu kami semprot, kira-kira radius 500 meter di sekelilingnya kami semprot semuanya. Tujuannya jelas supaya tidak ada lagi penambahan ODP di wilayah tersebut, dan ini akan terus kami lakukan ke depannya,” jelasnya.

Dedik menambahakan, pihaknya juga mengerahkan hampir semua unit untuk melakukan penyemprotan itu, seperti, Bronto Skylift, Kajama, Firedome, serta Walang Kadung.

Selain itu, petugas yang melakukan penyemprotan juga diinstruksikan untuk menjalankan SOP yang sudah ditetapkan.

“Nah, ketika melakukan penyemprotan kami memiliki SOP yang harus dilakukan. Salah satunya harus menggunakan APD lengkap khas PMK dan para personil tidak boleh turun dari mobil, sehingga penyemprotannya dilakukan di atas mobil demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Baca Juga :  Polda Jatim Berangkatkan 25.165 Ribu Paket Sembako ke Korban Banjir dan Gempa Bumi
Mobil Dinas PMK sudah berkali-kali melakukan penyemprotan. (Ist)

Saat ini, ia menjelaskan bahwa para RW dan LPMK di Kota Surabaya sudah mulai sadar bahwa mereka membutuhkan penyemprotan ini. Terbukti, sudah banyak yang meminta kepada Dinas PMK untuk dilakukan penyemprotan di wilayahnya masing-masing.

“Sudah banyak yang mengusulkan kepada kami, ya kami tindaklanjuti,” tuturnya.

Tak hanya di jalan-jalan saja, penyemprotan itu juga menyasar pada bangunan atau gedung bertingkat hingga wilayah perkampungan.

Sementara itu, menurut Sukir, selaku Ketua RW 3 Kelurahan Kedung Baruk Kecamatan Rungkut, Surabaya, penyemprotan yang dilakukan sudah efektif dalam menekan jumlah angka pertambahan orang dalam pemantauan (ODP).

“Selain rutin melakukan penyemprotan, kami juga rutin meminta warga untuk melakukan isolasi mandiri,” kata Sukir.

Baca Juga :  Audiensi Dengan GAS, Begini Respon Pemkot Surabaya

Ia juga mengungkapkan, di wilayah tempat tinggalnya kini, sudah ada warga yang berhasil sembuh. Selain itu, warganya juga secara rutin melakukan penyemprotan dengan cara swadaya.

“Alhamdulillah di wilayah kami sekarang sudah ada yang sembuh Covid-19, dan ODP-nya berhasil ditekan,” ucapnya.

Dipastikan, mobil Dinas PMK sudah berkali-kali melakukan penyemprotan di wilayahnya hingga saat ini, bahkan setelah ada yang terkonfirmasi, setiap hari dilakukan penyemprotan. Kemudian beberapa titik yang tidak terjangkau mobil Dinas PMK, mereka melakukan penyemprotan sendiri oleh warga melalui swadaya masyarakat.

“Sudah lama kami melakukan seperti ini,” pungkas Sukri. (nan)

terkait

Inovasi Kreatif Satlantas Polres Tulungagung Luncurkan Program SIM Masuk Desa

redaksi

Curahan Hati Risma Kepada Warga, Suka Duka Nakhoda Surabaya Dua Periode

redaksi

Whisnu Sakti Bakal Ajukan Keberatan Soal Pembatasan Kegiatan ke Pusat  

redaksi