BONDOWOSO, PETISI.CO – Untuk mendukung Peraturan Presiden (Pepres), Nomor 82 Tahun 2021, Tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, Bupati Bondowoso, Salwa Arifin, mengajukan bantuan program Pesantren Wisata Religi kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI), Sandiaga Salahuddin Uno.
Hal ini diketahui dalam acara KaTa (Kabupaten/Kota) Kreatif Indonesia yang dikemas dalam bentuk Workshop peningkatan inovasi dan kewirausahaan sebagai fasilitas pengembangan potensi ekonomi kreatif, di gedung Graha Ijen, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Bondowoso, Jumat (17/9/2021), malam.
Dalam sambutannya, Bupati, mengatakan, pada kesempatan ini, kami juga mengenalkan program Pesantren Wisata Religi di Bondowoso yang bertujuan untuk mendukung Pepres Tentang Pendanaan Abadi Pesantren.
“Ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi melalui Pesantren. Kemudian juga untuk menguatkan budaya luhur Pesantren,”kata orang nomor satu di Bondowoso itu.
Selama ini kebanyakan Pesantren hanya melihat fasilitas asrama dan lembaga pendidikan yang kesannya hanya diperuntukkan bagi santri dan kalangan Pesantren saja.
Padahal, banyak masyarakat yang sebenarnya ingin mengenal Pesantren lebih dalam meskipun tidak menjadi santri atau kalangan Pesantren.
“Mungkin yang perlu difasilitasi berupa tempat tamu atau pengunjung, karena banyak masyarakat ingin mengenal Pesantren lebih dekat. Jadi fasilitas tersebut yang kami butuhkan bapak Menteri,” harapnya.
Dikonfirmasi, Sandiaga Salahuddin Uno, mengaku, sangat terkesan dan ingin kembali lagi ke Bondowoso karena ada satu produk unggulan yang bernama ‘Pesta Religi’. Saya ingin melihat dengan mata kepala sendiri.
“Jadi kalau ada Desa Wisata, sekarang ada Pesantren Wisata berbasis religi. Mudah-mudahan Bupati bisa menyiapkan dan mengundang saya,” jelasnya.
Seraya menambahkan, ini luar biasa dampaknya bagi kemajuan Pesantren kita.
“Bagi generasi muda yang Berakhlakul Karimah tapi juga memiliki kemampuan untuk berwirausaha khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif,” ringkasnya. (tif)







