Pengelolaan Air Surabaya Diakui Pusat, Siap Kolaborasi Nasional

oleh
oleh
Kunjungan Kementrian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI di Perumda Air Minum Surya Sembada

Surabaya, petisi.co – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI memberikan apresiasi kepada Perumda Air Minum Surya Sembada atas pencapaian dan transformasi pengelolaan air bersih di Surabaya. Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Asisten Deputi Suraji saat melakukan kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karangpilang IV.

Kunjungan ini diterima oleh Direktur Utama Perumda, Arief Wisnu Cahyono, serta Direktur Operasi Nanang Widyatmoko, bersama jajaran manajemen. Tujuan kunjungan adalah untuk mempelajari sistem pengelolaan air sebagai bahan pembelajaran bagi BUMD air minum lainnya di Indonesia.

“Perumda Surya Sembada adalah salah satu perusahaan daerah yang maju dan bisa dijadikan role model dalam pengelolaan air minum,” kata Suraji, Asisten Deputi Bidang Sumber Daya Air dan Pangan.

Ia menambahkan bahwa mayoritas BUMD air minum di Indonesia masih menghadapi tantangan serius, seperti tingginya angka Non Revenue Water (NRW) dan belum mencapai Full Cost Recovery (FCR). Namun, Perumda Surya Sembada dinilai sudah melangkah lebih jauh.

“Perumda ini sudah mencapai 100% pelanggan, telah menerapkan FCR, dan meskipun NRW masih tinggi, masih dalam batas toleransi selama pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” terangnya.

Saat meninjau langsung IPAM Karangpilang IV yang berada di Jalan Mastrip, Suraji melihat sistem dengan kapasitas 1.000 liter per detik sebagai infrastruktur vital yang dapat menjadi back-up distribusi air bagi wilayah Surabaya. Ia berharap proyek pembangunan IPAM ini rampung pada November 2025 dan bisa diresmikan langsung oleh Menko Pembangunan Kewilayahan.

Direktur Operasi Perumda, Nanang Widyatmoko, menyambut baik apresiasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembangunan IPAM Karangpilang IV merupakan upaya serius memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya di wilayah Surabaya Utara.

“Terima kasih atas apresiasi dan arahan yang diberikan. Ini sejalan dengan amanat Wali Kota Surabaya untuk memastikan 100% warga mendapat akses air 7×24 jam. Kami juga siap jika diminta berkolaborasi dengan BUMD lain demi mencapai target nasional 100% akses air minum aman pada 2045,” ujar Nanang. (dvd)