PETISI.CO
Pjs Bupati Blitar pimpin rakor Covid-19.
ADVERTORIAL

Pjs Bupati Blitar Pimpin Rakor Covid-19

BLITAR, PETISI.CO – Pemkab Blitar melaksanakan Rakor Covid-19 di ruang Candi Simping kantor Bupati di Kanigoro, rakor yang dihadiri oleh camat camat seluruh Kabupaten Blitar serta Dinas Kesehatan, Kabupaten Blitar dan dipimpin langsung oleh Pjs. Bupati Blitar Budi Santoso, Senin (25/10/2020).

Pjs. Bupati Blitar Budi Santoso dalam rakor menyampaikan, rakor ini menekankan bagaimana untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 dengan Pola Hidup Baru (PHB) terhadap masyarakat.

Sebab Kabupaten Blitar yang saat ini sudah memasuki zona kuning bahkan ada yang hijau jangan sampai kembali ke zona merah lagi karena pola kehidupan masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan.

“Untuk itu Pemkab Blitar tidak henti hentinya melakukan peringatan dan razia terhadap masyarakat yang melanggar bahkan sampai di berikan sangsi sosial dan bahkan sangsi administrasi,” kata Budi Santoso.

Lebih lanjut Budi Santoso menjelaskan, sampai saat ini Kabupaten Blitar terkonfirmasi positif 736 kasus dengan sembuh 628 kasus, diobservasi 56 dan telah meninggal 52 kasus. Dengan adanya zona merah sudah menjadi zona kuning maka mari kita merubah dengan pola kehidupan baru (PHB) agar menjadi zona hijau total.

“Hal ini mari kita gencarkan untuk memberikan peringatan dan pembinaan terhadap masyarakat agar ber aktivitas dengan melaksanakan protokol kesehatan,” jelas Budi Santoso.

Pjs. Bupati Blitar Budi Santoso yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sat-Pol PP Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, pengalaman di saat saya menjadi Kepala Sat-Pol PP Propinsi Jawa Timur atas petunjuk dan perintah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ini sangat luar biasa.

Walaupun di Surabaya selalu berhadapan dengan Bonek mania yang terkenal begitu bandelnya namun di hadapi dengan persuasif dan kesabaran mampu meluluhkan hati mereka bah kan mereka (Bonek mania) membantu untuk menyampaikan kepada teman temannya dan masyarakat betapa pentingnya hidup sehat dengan beraktivitas mematuhi protokol kesehatan.

Untuk itu mari di Kabupaten Blitar ini kita gunakan dengan sistem seperti di Surabaya dengan memberikan peringatan melalui pengeras suara yang direkam diputar berulang-ulang atau denga mobil keliling (Lodang). Bahkan nanti saya akan terjun langsung ke tempat tempat pariwisata dan tempat tempat keramaian yang lain yang biasa digunakan kumpul-kumpul masyarakat.

“Semua ini guna menekankan PHB dengan mematuhi protokol kesehatan di kehidupan sehari hari biar Kabupaten Blitar menjadi zona hijau sehingga kehidupan masyarakatnya normal kembali,” ungkapnya. (adv/kmf/min)

terkait

Promosikan Jabatan, Maidi Berharap Pejabat Baru Jalankan Tugas dengan Baik

redaksi

Pemkab Lumajang : Stop Peredaran Rokok Ilegal

redaksi

Titip Rindu Buat Keluarga dari Satgas TMMD ke 107

redaksi