Pra Rekonstruksi ‘Pembunuhan’ Bedi Wetan Ada Dua Versi

oleh
Pra Rekontruksi 'Pembunuhan' Bedi Wetan

PONOROGO, PETISI.CO – Guna melengkapi dan mencocokkan pemeriksaan kasus ‘pembunuhan’ di Desa Bedi Wetan, Kecamatan Bungkal, Jumat (3/3/2018) digelar team pemeriksa Sat Reskrim Polres Ponorogo.

Adegan pertama hingga adegan ke 61 yang diperagakan oleh 16 saksi, terdapat dua versi.

Versi pertama berdasarkan keterangan saksi warga yang terlibat. Sedangkan versi kedua berdasarkan keterangan dari saksi pelapor, atau keluarga korban.

Ipda Tidar S (kanan), ketua tim pra rekonstruksi.

Anehnya, dalam adegan tersebut tidak ada saksi-saksi pelaku yang memerankan adegan mengikat tangan korban. Pada hal, saat itu korban diketahui meninggal dengan tangan terikat tali plastik dibelakang tubuh.

Meski begitu, pra rekontruksi yang dipimpin Ipda Tidar S, dan menyedot perhatian warga sekitar, berjalan relatif lancar, aman dan terkendali.

Massa menyaksikan pra rekonstruksi.

Ditanya soal tersangka dalam kasus ini, Tidar yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Bungkal, Aiptu Johan Tutu Arema, mengaku belum bisa menentukan siapa-siapa tersangkanya.

“Kami masih akan meminta keterangan tiga saksi ahli dulu,” kata Tidar usai pra rekontruksi.

Tiga orang saksi ahli tersebut, imbuh Tidar, yakni dokter ahli jantung, ahli kejiwaan dan ahli hukum pidana.(rib)