Sidoarjo, petisi.co – Sebagai Perguruan Tinggi swasta terbaik di Indonesia, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) siap diproyeksikan menjadi kampus unggul di level ASEAN (ASEAN Recognition). Target itu diharapkan terwujud hingga tahun 2038.
“Tahun ini Umsida sudah masuk sebagai Perguruan Tinggi unggul di level nasional. Selanjutnya, kita akan mengantarkan Umsida naik level ke tingkat ASEAN. Visi tersebut diproyeksikan tercapai di tahun 2034 hingga 2038,” ungkap Rektor Umsida, Dr Hidayatulloh MSi, usai menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada mahasiswa baru dalam kegiatan Forum Ta’aruf Mahasiswa (Fortama) di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus Umsida, Minggu (21/9/2025).

Guna mewujudkan visi tersebut, lanjutnya, Umsida secara konsisten meningkatkan kualitas pada berbagai aspek. Termasuk memberikan ruang dan kesempatan bagi para dosen maupun mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan hingga tingkat internasional.
“Upaya peningkatan kemampuan berbagai aspek ini meliputi pengembangan sumber daya manusia, kurikulum dan pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, publikasi ilmiah bereputasi, hingga partisipasi aktif dalam seminar nasional dan internasional,” terang Hidayatulloh.
Ia juga berharap pencapaian prestasi mahasiswa di kancah nasional maupun internasional turut memperkuat eksistensi Umsida sebagai kampus yang adaptif terhadap tantangan global.
“Dengan capaian akreditasi unggul, prestasi mahasiswa, hingga rekognisi internasional, Umsida semakin mengokohkan diri sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia,” ucapnya.
Visi besar menuju kampus unggul berkelas ASEAN di tahun 2038, saat ini tengah dipersiapkan. Komitmen itu diwujudkan melalui pengembangan pendidikan berbasis nilai Islam, teknologi, serta inovasi.
“Segala persiapan pengembangan akademik dan non akademik tersebut menjadi modal kuat kita untuk terus memacu kualitas. Sehingga Umsida tidak hanya unggul secara kompetitif di tingkat nasional tetapi juga diakui di kawasan ASEAN dan dunia,” tandas Hidayatulloh.
Sejalan dengan tujuan itu, Prof Jainuri wakil ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menambahkan untuk menguatkan posisi mahasiswa, Umsida membekali mereka dengan sertifikat kompetensi, dan penguasaan softskill dalam bentuk software/ aplikasi sesuai bidangnya.
“Dalam mendukung hal itu, Umsida menyajikan model pembelajaran berbasis teknologi digital, yang mudah diakses dan fleksibel untuk mahasiswa,” ujar Prof Jainuri.
Menurutnya Model pembelajaran berbasis teknologi digital yang fleksibel semakin mempermudah mahasiswa dalam mengakses materi perkuliahan, sekaligus menyiapkan mereka menghadapi era transformasi digital.
“Langkah-langkah tersebut membuktikan keseriusan Umsida dalam membangun kualitas pendidikan yang komprehensif dan Inovatif. Tidak hanya unggul dalam Pengembangan IPTEKS, namun juga sarat muatan nilai-nilai Islam untuk Kesejahteraan Masyarakat,” tutupnya. (luk)








