Surabaya, petisi.co – Menjelang momen kenaikan kelas, Rumah Zakat Surabaya kembali menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dan duafa. Senin (9/6), sebanyak 30 anak menerima bantuan biaya pendidikan yang disalurkan di dua lokasi: Jl. Darmokali 62C, Kel. Darmo, Kec. Wonokromo dan Jl. Simogunung Barat Tol 3/2, Kel. Simomulyo, Kec. Sukomanunggal.
Bantuan ini ditujukan untuk membantu anak-anak menyelesaikan tunggakan sekolah, yang kerap menjadi syarat sebelum menerima rapor atau naik kelas.

“Biasanya saat pembagian rapor, anak-anak harus lunas dulu administrasi sekolah. Karena itu, kami ingin meringankan beban mereka,” jelas Munawarah, Program Implementator Rumah Zakat Surabaya.
Menurut Munawarah, banyak anak yatim dan duafa yang terancam tak bisa mengikuti proses akhir tahun ajaran hanya karena persoalan biaya. Padahal, semangat mereka untuk belajar tak pernah padam.
Faruk, koordinator wilayah Sukomanunggal, menambahkan bahwa setiap momen kenaikan kelas, rumahnya selalu didatangi anak-anak dan orang tua yang bingung mencari cara melunasi biaya sekolah.
“Untuk makan sehari-hari saja mereka harus berjuang, apalagi untuk biaya sekolah. Kadang buku saja tidak punya,” tuturnya.
Bantuan ini menjadi harapan baru bagi para penerima manfaat. Meski 30 anak telah menerima bantuan, Rumah Zakat mencatat bahwa masih banyak anak-anak lain dari kecamatan berbeda yang juga membutuhkan uluran tangan serupa.
“Satu bantuan mungkin tak mengubah dunia, tapi bisa jadi pembuka jalan kesuksesan bagi anak-anak yang nyaris putus sekolah,” tambah Munawarah.
Rumah Zakat pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong membantu anak-anak ini. Karena setiap rupiah yang disalurkan bisa menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih cerah. (cah)






