Satpol PP Surabaya Ungkap Ciri-Ciri Pelaku Modus Ketuk Kaca Mobil

oleh -424 Dilihat
oleh
Aksi pelaku ketuk kaca mobil di Surabaya

SURABAYA, PETISI.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satpol PP telah mengidentifikasi ciri-ciri pelaku modus ketuk kaca mobil yang belakangan ini meresahkan warga kota.

Kepala Satpol PP Surabaya, M Fikser menjelaskan bahwa upaya identifikasi ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan meminimalisir tindakan kejahatan di kota.

Modus ketuk kaca mobil, yang baru-baru ini muncul kembali dengan video viral di media sosial, menunjukkan seorang pengendara motor yang meminta uang dengan cara mengetuk kaca mobil di traffic light Surabaya.

“Pelaku modus ini tampak memakai helm tertutup, dan motor yang digunakan tidak dilengkapi dengan plat nomor kendaraan,” ungkap Fikser.

Pelaku ini diduga melakukan aksinya secara berpindah-pindah lokasi, dan membuat identifikasi menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, Satpol PP Surabaya juga mengajak masyarakat untuk membantu dalam proses identifikasi pelaku dengan memberikan informasi lebih detail.

“Jadi, kalau ada kejadian begitu, bisa segera telepon 112, menginformasikan bahwa ada kejadian ini di sini (lokasi). Kemudian ciri-cirinya (orang atau kendaraan) orang ketuk kaca mobil seperti apa,” ujarnya.

Informasi yang diterima dari masyarakat akan segera diteruskan kepada setiap petugas Satpol PP Surabaya di lapangan melalui Handy Talkie (HT).

“Sehingga anggota kita yang ada di situ (dekat lokasi), begitu diinformasikan 112, mungkin bisa dikejar atau oleh petugas yang lain,” kata Fikser..

M Fikser menekankan bahwa tindakan cepat dari masyarakat dalam melaporkan kejadian ini dapat membantu petugas untuk segera menangkap pelaku. Selain itu, upaya identifikasi ini juga melibatkan kerjasama antara Satpol PP Surabaya dan Dinas Perhubungan (Dishub). Nantinya, petugas dari dua dinas ini disebar di sejumlah titik traffic light Surabaya.

“Petugas ada yang berjaga di perempatan, dari Satpol PP sama Dishub. Kita sudah instruksikan, ketika mendapat informasi, yang di lapangan agar memperhatikan dia (pelaku) menuju ke mana agar bisa ditangkap,” pungkas dia. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.