Siap Cetak SDM Unggul, Kadin Sidoarjo Gelar Pendidikan Vokasi dan Pelatihan K3 Gratis

oleh
oleh
Ketua Kadin Sidoarjo Ubaidillah Nurdin (4 dari kanan) foto bersama Forkopimda usai pengukuhan

Sidoarjo, petisi.co – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidoarjo, membuka kesempatan pelatihan dan pendidikan Vokasi seluas-luasnya bagi para pencari kerja muda di Kota Delta. Hal ini dimaksudkan agar Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya lulusan fresh graduate dari kampus yang ada di Sidoarjo memiliki daya saing dan bisa terserap pasar global, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Komitmen itu, ditegaskan Ketua Kadin Sidoarjo, Ubaidillah Nurdin seusai mengikuti acara pelantikan sekaligus pengukuhan 109 pengurus Kadin Sidoarjo masa bakti 2024-2029, di pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Minggu malam (1/6/2025).

Ketua Kadin Sidoarjo, Ubaidillah Nurdin (tengah) paparkan Program cetak SDM Unggul

“Kami siap bekerjasama dengan semua pihak dalam mewujudkan SDM unggul menyongsong Indonesia Emas 2045. Ini sejalan dengan harapan dan keinginan Bupati Sidoarjo. Kita mulai dari sekarang dalam menyiapkan SDM, untuk menjawab kebutuhan pasar global,” ucap Ubaidillah dalam pidato sambutannya.

Menurut Ubaidillah, untuk menghadapi persaingan dunia kerja, Keahlian menjadi syarat mutlak yang harus dikuasai para pencari kerja lulusan sekolah Menengah Atas (SMA) hingga Perguruan Tinggi (PT) di Sidoarjo. Guna mewujudkan keahlian bagi tenaga kerja muda ini, Kadin Sidoarjo, tengah menyiapkan program pendidikan Vokasi dengan melibatkan peran sejumlah Universitas Ternama.

“Skill tetap mutlak harus dimiliki oleh calon tenaga kerja. Karenanya teman-teman (pencari kerja) ini tengah kita persiapan. Khusus lulusan Perguruan Tinggi, kita sudah menggandeng beberapa kampus di Sidoarjo untuk program peningkatan keahlian antara lain UMAHA, UMSIDA, UNUSIDA dan Universitas Anwar Medika,” terangnya.

Sedangkan untuk mengetahui kebutuhan dasar industri global, imbuhnya, Kadin Sidoarjo sudah melakukan diskusi dengan lembaga magang luar negeri. Target goal dari program pendidikan Vokasi ini, lulusan kampus Sidoarjo memiliki skill yang mumpuni dalam menghadapi dunia kerja.

“Ada beberapa lembaga yang menaungi industri asing dan sudah bekerjasama dengan Kadin seperti IHK Jerman dan Swiss contact. Dari situ harapannya output yang dihasilkan dari pendidikan Vokasi yaitu tenaga kerja siap pakai. Tidak hanya menguasai secara teori, tapi juga memiliki skill yang mumpuni,” kata dia.

Ia mencontohkan perusahaan-perusahaan di Jepang banyak membutuhkan tenaga kerja yang sudah ahli sesuai bidangnya. Baik pengerjaan proyek di daratan maupun bawah air.

“Kemarin kita kedatangan tamu dari para pengusaha asal Jepang yang mencari banyak tenaga kerja keahlian. Seperti tukang las listrik sesuai standar di Jepang atau Korea. Satu diantara kemampuan yang dicari tenaga kerja yang mampu mengerjakan las listrik bawah air,” ulas Ubaidillah.

Saat ini, lanjutnya, kebutuhan akan tenaga kerja asal Indonesia cukup tinggi. Kadin mencatat jumlah tenaga kerja keahlian tinggi yang diminta oleh perusahaan asing jumlahnya mencapai puluhan ribu.

“Jepang saat ini membutuhkan tenaga kerja asal Indonesia hampir 80.000, belum termasuk Korea. Tantangan bagi kita untuk bisa menangkap peluang itu, jumlah SDM kita unggul jadi harus diimbangi dengan skill,” terangnya.

Selain pendidikan Vokasi, Kadin Sidoarjo juga telah menggelar pelatihan kompetensi di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Pelatihan K3 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja terkait keselamatan kerja, sesuai dengan standar industri dan regulasi yang berlaku.

“Pelatihan K3, kita rencanakan bertahap. program ini diberikan gratis bagi 25–30 peserta. Program ini akan dilaksanakan bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo. Harapannya, para lulusan pelatihan ini bisa langsung diserap oleh dunia industri yang memang sedang kekurangan tenaga terampil,” pungkasnya. (luk)

No More Posts Available.

No more pages to load.