SMP Negeri 2 Pare Kediri Membentuk Siswa Berkarakter dan Berbudaya

oleh -155 Dilihat
oleh
Kepala Sekolah SMPN 2 Pare, Agus Sutjahtjo.
-->

KEDIRI, PETISI.CO – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Pare merupakan sekolah yang ditunjuk sebagai sekolah rujukan  dan sekolah yang berkarakter nasional yang salah satu misinya  adalah membentuk  siswa menjadi  berkarakter dan berbudaya seperti yang tertullis di gerbang atas pintu masuk.

Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini SMPN 2 Pare tetap melaksanakan proses belajar mengajar dengan memakai metode daring, sedangkan pihak sekolah telah melaksanakan untuk mata pelajaran secara online dengan siswa yang berada di rumah.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMPN 2 Pare, Agus Sutjahtjo pada media ini pada masa pandemi Covid-19 dimana siswa menerima pelajaran secara daring ada dua mata pelajaran setiap harinya. “Setiap harinya tidak semua mata pelajaran disampaikan jadi hanya ada dua mata pelajaran saja,” ungkapnya, Rabu (29/07/2020).

Piala dan trofi yang terpampang saat memasuki sekolah.

Agus Sutjahtjo menambahkan bahwa untuk pengelompokan mata pelajaran dibagi menjadi tujuh gugus mata pelajaran misalnya untuk mata pelajaran Agama dengan PKN, Matematika dengan IPS, Bahasa Indonesia dengan Bahasa Jawa, PJOK dan Seni Budaya dan itu pelaksanakan daring dengan siswa di rumah mulai jam 07.30 sampai jam 11.30 WIB setiap harinya kecuali hari libur.

“Diharapkan tenaga pendidik (guru) dalam menyampaikan mata pelajarannya harus yang lebih mudah diterima siswa, tidak membuat siswa merasa kesulitan dalam menerima pelajaran serta yang terpenting dalam penyampaian mapel, guru harus menyampaiakan  dan mengedepankan implementasi kehidupan sehari-hari siswa,” harapnya.

Keunggulan SMPN 2 Pare memang sudah dapat dibanggakan, dari unggul dari segi prestasi, unggul dalam segi kurikulum 13, unggul dalam belajar mengajar, unggul dalam manjemen sekolah, unggul dalam sarana dan prasarana, dan unggul dalam penilaian.

Tidak dipungkiri lagi kalau SMPN 2 Pare banyak sekali piala dan trofi yang terpampang saat kita memasuki sekolah dan yang lebih menakjubkan lagi banyak alumni sekolah ini yang sekarang menjadi orang sukses.

Walau pandemi masih melanda tidak mematahkan semangat dari 57 pendidik (guru) dan Kepala Sekolah dibantu tenaga kependidikan untuk terus berkarya menyampaiakan ilmu kepada siswa.

Kepala Sekolah yang selalu welcome kepada siapapun yang datang, tidak membedakan bahkan bukan hanya sebagai sang guru tetapi juga ikut membimbing siswa agar berkarakter bahkan dalam waktu dekat SMP Negeri 2 ini akan memperkenalkan pelajaran anti korupsi yang merupakan bagian dari pendidikan karakter itu sendiri.

“Ke depan kami juga akan mengenalkan kepada siswa pendidikan anti korupsi yang itu adalah bagian dari pendidikan karakter,” pungkasnya. (bam)

No More Posts Available.

No more pages to load.