Taman Pinus Campervan Park Kota Batu Memang Oke

oleh
Wisatawan pose bersama saat di depan pintu masuk Taman Pinus Campervan Park Kota Batu.

BATU, PETISI.CO – Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Wisata Batu, Jawa Timur belum lengkap rasanya kalau tidak menginap di Taman Pinus Campervan Park, yang berada di Jl. Langsep, Jalibar (Jalur Lintas Barat), Dusun Dresel, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Kendati, untuk refresing memanjakan diri dengan menghirup udara bebas polusi dapat menginap di alam bebas. Sehingga tidak ada salahnya bagi anda untuk mencoba menginap di Taman Pinus Campervan Park.

Tampak santai wisata keliling lokasi dengan menikmati fasilitas

Ketika ingin menikmati pemandangan bebas dengan mencoba melalui salah satu alternatif untuk bermalam dan menginap di wisata ini, yang jelas udara sejuk dan menginap dengan pemandangan alam yang sejuk dan dapat melihat langsung suasana di Kota Wisata data Batu di malam hari.

Pengelola Taman Pinus Campervan Park, Nyoto Sumartono, saat di konfirmasi menuturkan, perlu diketahui mengetahui penyedia akomodasi penginapan out door menggunakan tenda camping yang mana kalian dapat menikmati camping dengan memarkir kendaraan yaitu mobil atau sepeda motor di samping tenda.

“Taman Pinus Campervan Park ini merupakan wisata akomodasi penginapan out door untuk pertama kali di Jawa Timur. Tidak salah juga, kita juga tergabung dengan perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI),” tuturnya, Jumat (14/1/2022).

Selain itu, wisata yang dirintis oleh Nyoto Sumartono ini, dibuka sejak bulan Desember 2020. Diketahui salah satu bentuk destinasi wisata penginapan yang pertama di Jatim ini bekerja sama dengan KPH Malang, masyarakat setempat, dengan tujuan meningkatkan produktivita, LMDH dan instansi lain.

“Fasilitas ground yang dilengkapi dengan penerangan listrik, colokan, wifi, dan sarana air kran untuk cuci tangan. Selain itu dibagi beberapa tempat seperti standard/biasa, delux, dan super delux. Karena Taman Pinus Campervan Park ini mampu menyediakan sarana bagi para penginap. Apabila para tamu yang sudah memiliki sarana menginap tinggal menyewa tempatnya saja. Selain itu di depan Campervan Park juga ada Cafe Taman Pinus, bisa santai, ngopi dan makan yang dimanjakan dengan feew Kota Malang yang sangat menawan,” ucapnya dengan ramah.

Labih lanjut, Nyoto menambah, dirinya juga bekerja sama dengan YUA (Yayasan Ujung Aspal) Jawa Timur untuk menjaga melestarikan alam, dan keindahan merawat taman yang ada di wilayah hutan Pinus.

“Saya berharap, wisata ini juga menyediakan para pecinta alam khususnya di masa pandemi untuk menghindari kerumunan-kerumunan, bahkan orang- orang bisa mencari alam dan mendapatkan solusi dengan udara sejuk, tenang, bebas dari kerumunan selain itu juga terhindar dan bebas dari covid-19,” harapnya.

Dia tambahkan, wisata ini juga cocok untuk segala lini baik anak-anak, remaja, dewasa, bahkan bagi lansia. Karena bagi lansia, diharuskan sering ke wisata alam untuk mendapatkan udara sejuk, dingin, dan asri sehingga bebas dari polusi.

“Untuk di musim pandemi ini menginap di Taman Pinus Campervan Park diutamakan yang sudah di vaksin dua kali, dan dapat menunjukkan kartu vaksin sehingga tetap memenuhi prokes. Hal ini demi menyukseskan dan menjaga dari covid-19, sehingga dapat dicegah dan dideteksi sedini mungkin,” paparnya

Tidak tanggung-tanggung Nyoto menyatakan, ini adalah salah satu bentuk dari solusi dalam wisata di alam. Karena baru di mulai di Kota Wisata Batu, agar bisa dikenal di masyarakat luas khususnya di Kota Batu sendiri dan nasional.

“Bagi pengunjung juga bisa cuma sekedar berfoto-foto atau menikmati udara sejuk di lokasi dengan membayar tiket masuk Rp 10 ribu, terlebih jika menginap mau membuat api unggun bisa memesan ke kami dengan membayar Rp 50 ribu,” pungkasnya. (eka)

No More Posts Available.

No more pages to load.