Tim Satgas Covid-19 di Kabupaten Bondowoso Menegaskan Tidak Ada Niat ‘Mengcovidkan’ Jenazah

oleh -143 Dilihat
oleh
Tim Satgas Covid-19 di Kabupaten Bondowoso

 

BONDOWOSO, PETISI.CO – Belakangan ini di Kabupaten Bondowoso beredar video masyarakat ramai-ramai membawa paksa jenazah yang hasil rapid antigen reaktif.

Diketahui, kejadian tersebut di puskesmas Pujer, pada Minggu (25/7/2021), kemarin.

Satgas penanganan Covid-19, Kabupaten Bondowoso, menegaskan, tidak pernah ‘mengcovidkan’ pasien yang meninggal dunia saat direbut paksa oleh masyarakat di Puskesmas Pujer.

“Karena memang jenazah warga Desa Mangli, Kecamatan Pujer, itu berdasarkan rapid antigennya benar menunjukkan hasil reaktif,” tegas juru bicara Satgas Covid-19 di Kabupaten Bondowoso, dr Mohammad Imron, Senin (26/7/2021).

Menurutnya, semua ada datanya dan tidak ada niat dari pemerintah untuk mengcovidkan.

“Sebab, pasien tersebut sudah dilakukan pemeriksaan rapid antigen, hasilnya reaktif,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan, dari hasil reaktif inilah pihak Puskesmas melakukan penanganan sebagai pasien Covid-19.

“Semua itu telah ada datanya. Bahkan, saat almarhumah dirawat di Puskesmas Tlogosari pihak keluarga di saksikan beberapa saksi sudah menandatangani surat pernyataan yang berisi beberapa hal, diantaranya, menyetujui pasien akan dirawat tanpa menggunakan tabung oksigen, karena ditempat itu tidak menyediakan tabung oksigen. Kemudian, siap dirawat sesuai dengan prosedur yang ada di puskesmas tersebut.

“Saat kondisi pasien menurun hingga perlu dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. Keluarga menolak. Itupun ada tanda tangan dari pihak keluarganya,” katanya.

Seraya menambahkan, selanjutnya akan melakukan tracing dan tes kepada kontak erat serta kepada masyarakat yang terlibat.

“Kita akan lakukan testing dan tracing,” pungkasnya. (tif)

No More Posts Available.

No more pages to load.