Sidoarjo, petisi.co – Bagi pecinta kuliner khususnya bakso, patut dicoba bakso viral Sak Waregmu di Jalan Bhayangkari, Juwet Kenongo Porong Sidoarjo. Sesuai dengan namanya, bakso sak waregmu mengusung konsep prasmanan. Pengunjung bebas mengambil sepuasnya, bahkan pentol yang diciduk pun bisa semangkok penuh.
“Bebas ambil sepuasnya, semangkok pentolnya bisa menggunung gak papa. Saya tadi datang sengaja perut kosong, pasti habis saya lahap,” ujar Tantri, pelanggan asal Mojokerto, kamis (12/9/2024).

Tantri menyebut baru pertama kali datang ke Bakso Sak Waregmu. Citarasa bakso di tempat ini dinilai tidak kalah dengan bakso di tempat lainnya.
“Rasa kuah baksonya enak, pentolnya tadi saya coba di gigitan pertama juga empuk mak nyess, tempatnya juga nyaman terutama di lantai dua,” ungkap Tantri sambil mengabadikan semangkok bakso dengan ponselnya.
Pendapat senada disampaikan Fevi pelanggan asal Surabaya, yang mengaku ketagihan hingga datang 2 kali.

“Waktu pembukaan tanggal 22 Agustus bulan lalu saya datang bersama teman kantor. Ternyata rasanya enak, akhirnya datang lagi ngajak keluarga. Rasanya mantap top abis, makanya ketagihan,” aku Fevi sambil tertawa.
Ia menjelaskan untuk bisa mendapatkan bakso semangkok penuh pentol seharga Rp 15 ribu harus rela antri. Membludaknya konsumen yang datang di kedai bakso ini membuat antrian mengular hingga ke tepi jalan.
“Sebelum buka jam 10, sudah banyak yang antri. Begitu dibuka langsung membentuk barisan hingga panjang mengular sampai keluar kedai,” terangnya.
Pendapat lain, disampaikan Aswin pengunjung asal Malang yang mengaku sengaja datang jauh karena penasaran dengan Bakso Sak Waregmu.
“Khusus datang dari Malang, karena bakso ini viral di Tik-Tok. Rasanya mantab, enak, Porsi banyak, terserah ambilnya dengan harga murah. Gak rugi datang jauh-jauh dari Malang kesini,” bebernya.
Sementara itu pengelola Bakso Sak Waregmu, Koko Maldini (32) menjelaskan berdirinya usaha kuliner ini sengaja ingin tampil beda dengan waralaba sejenis.
“Bakso Sak Waregmu hadir karena kami melihat animo masyarakat yang suka bakso. Banyak di Sidoarjo penjual bakso dengan segala macam jenisnya, namun kami mencoba membuat konsep baru dengan apa yang belum ada di Sidoarjo,” ucap Koko.
Ia melanjutkan konsep baru yang diusung adalah dengan penyajian prasmanan dan pengunjung dapat mengambil bakso sepuasnya.
“Konsepnya prasmanan makan di tempat, para pengunjung bisa mengambil bakso sepuasnya semangkok penuh ini dengan membayar Rp 15 ribu, kalau tidak habis kena denda Rp 15 ribu juga,” jelasnya.
Koko menyebutkan Bakso Sak Waregmu setiap hari menyiapkan 10 ribu pentol atau setara menghabiskan adonan antara 100 kg-120 kg daging sapi.
“Alhamdulillah, per hari sold out 10 ribu pentol bakso dengan adonan 100 kilogram daging sapi. Khusus weekend ada tambahan hingga dua ribu pentol bakso atau total adonan 120 kg daging sapi,” tegasnya.
Koko berharap usahanya semakin berkembang dan para konsumen dari berbagai daerah terus berdatangan menikmati suasana yang berbeda dari bakso lainnya.
“Selain pelanggan sekitar Sidoarjo, ada juga pembeli dari Surabaya, Gresik, Mojokerto, Jombang. Bahkan banyak pula dari Malang. Semoga makin banyak pelanggan dan nyaman menikmati hidangan Bakso Sak Waregmu atau sekenyangmu,” pungkasnya. (luk)







