PETISI.CO
Wabub Blitar saat memberikan sambutan
ADVERTORIAL

Wabup Blitar Buka Acara Gelar Sosialisasi Bagi Pemilih Perempuan

BLITAR, PETISI.CO – Menjelang pelaksanaan pesta demokrasi Pileg dan Pilpres mendatang, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Badan Kesbangpol melakukan kegiatan sosialisasi Pemilu.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi politik pemilih untuk tidak Golput, Bertempat di Lembaga Education Centre ( LEC ) Pojok Garum Blitar.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar menggelar pendidikan politik bagi pemilih perempuan yang diikuti oleh 200 perempuan dari berbagai kalangan. Hadir perwakilan guru TK/PAUD,SMU dan SMK, pengurus Fatayat Cabang  NU, pengurus Daerah Aisyah  se Kabupaten Blitar, dan perwakilan mahasiswi perguruan tinggi di Blitar.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Blitar  Dicky Cobandono S.Sos. M.Si kepada Petisi.co mengatakan, tujuan digelarnya pendidikan politik untuk pemilih perempuan tersebut untuk meningkatkan partisipasi perempuan menuju Pemilihan Presiden, Legeslatif pada 17 April mendatang.

Penyelenggaraan sosialisasi ini kami lakukan secara berjenjang, untuk semua elemen masyarakat. Harapanya adalah untuk meningkatkan tingkat kehadiran pada Pemilu yang tinggal beberapa saat lagi.

Baca Juga :  Petani di Blitar Tewas Terbakar di Ladang Tebu

“Agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan tidak golput,“ ungkap Dicky, Kamis (7/2/2019).

Dicky menambahkan, pihaknya selain itu juga akan menyelenggarakan sosialisasi dengan segmen peserta dari unsure Muspika, Bhabinkamtibmas, Babinsam, Kepala Desa/Kelurahan, PPK, Panwas dan juga para Calon Legeslatif akan mendapatkan penyuluhan,

Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo  dalam sambutanya   mengajak agar seluruh masyarakat Kabupaten Blitar untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik, tidak golput.

Lebih lanjut Maehenis menjelaskan, sebagai warga negara yang baik adalah yang menggunakan hak dan kuaajibanya dengan baik, menjadi golput bukan pilihan yang tepat, hak suara anda menjadi penentu bagi arah pembangunan dimasa mendatang.

“Untuk itu kami mengajak kepada semua yang hadir,menggunakan hak pilih nya dengan baik dan benar,” jelasnya

Baca Juga :  Joget Ria di Atas Rel, Tewas Disantap KA Penataran

Marhaenis juga menekankan para perempuan sejatinya menjadi pelopor iklim demokrasi politik yang sehat dan ramah. Selain itu jumlah pemilih perempuan bisanya juga bisa dijadikan salah satu indikator partisipasi masyarakat dalam Pemilu.

Karena kualitas Pemilu dapat ditandai tingginya angka partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Sedangkan kaum perempuan sendiri memiliki peran besar untuk mendongkrak angka partisipasi tersebut.

Kaum perempuan adalah kaum yang bisa dikatakan konsisten dalam menyalurkan hak-haknya termasuk hak memilih dalam pemilu. “Selain itu sejauh ini memberi kontribusi yang besar dalam Pemilu,” imbuhnya.

Pada kegiatan tersebut Bakesbangpol Kabupaten Blitar menghadirkan Guru Besar dari Unibraw Malang Prof. DR. Widodo SH.MH, Ketua KPUD Imron Nafifah SP.MAP dan juga Bawaslu Kabupaten Blitar Nur Ida Fitria M.S.i, untuk memberikan materi kepada peserta yang hadir.

Di mana pada kesempatan itu KPUD Kabupaten Blitar yang diwakili komisioner Divisi Sosialisasi Ragil Agus Tri Darma memyampaikan materi, diantaranya tentang tahapan dan proses Pemilu.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Tengah Hutan Wewe Blitar
Peserta kaum hawa yang mengikuti sosialisasi Pemilu

Tak hanya itu, juga dijelaskan hak-hak pemilih dalam pelaksanaan pemilu, utamanya Pilgub yang sebentar lagi bakal dilaksanakan. “Kita mengandeng KPUD Kabupaten Blitar sebagai pemateri yang akan menjelaskan kepada para peserta terkait tahapan dan proses pemilu,” imbuhnya.

Langkah strategis yang dilakukan oleh Bakesbangpol yang menggelar pendidikan politik bagi pemilih perempuan. Menurutnya langkah tersebut perlu dilaksanakan meski sejauh ini tingkat partisipasi perempuan di Kabupaten Blitar dalam pemilih cukup tinggi.

Terakhir pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar beberapa waktu lalu, partisipasi pemilih perempuan mencapai 60 persen. Namun dengan gencarnya sosialisasi maupun pendidikan terhadap kelompol pemilih tertentu seperti pemilih perempuan, diharapkan ke depan tingkat partisipasi akan semakin meningkat. (adv/hms/min)

 

terkait

Bank Jatim Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2020

redaksi

Tenaga Manual Picu Semangat TMMD 107

redaksi

PT Firman Ardi Ucapkan Selamat Terpilihnya H Achmad Dhafir Ketua DPRD Kab Bondowoso 2019-2024

redaksi