Warga Geruduk DPRD Depok, Tuntut Stop Pengeboran Air Tanah Ilegal

oleh
oleh
Warga menyampaikan orasinya di depan kantor DPRD Depok

Depok, petisi.co – Puluhan warga dari berbagai element masyarakat Depok yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Lingkungan Depok, antara lain Kobar Obor Peduli Indonesia (KOPI), Serikat Petani Depok, Pemuda Tapos 24, FRKD, Pemuda Dongkal Bersatu, GARNUS Tapos dan lain lain mendatangi Gedung DPRD Depok l, Senin (11/08/2025).

Warga menuntut agar DPRD Depok jangan diam terkait kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengeboran air tanah secara besar-besaran di beberapa titik di wilayah Tapos.

Puluhan polisi berjaga di depan kantor DPRD Depok mengamankan aksi

“Kami minta segera ditutup, karena kegiatan mereka ilegal alias tidak berijin, dan ini melanggar Undang-Undang nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air,” ujar Pardong, Ketua Serikat Petani Depok di sela aksi demonstrasi.

Pardong menambahkan, dampak dari pengambilan air secara besar-besaran ini mengakibatkan antara lain :
1. Penurunan permukaan air tanah
2. Penurunan kwalitas air
3. Kelangkaan air
4. Kerusakan lingkungan dan ekosistem
5. Dampak sosial ekonomi

Hal senada juga diungkapkan Ketua KOPI Siswadi SH yang mendesak Pemerintah Kota Depok agar segera bertindak untuk menutup lokasi pengeboran, karena dampaknya sangat merugikan warga.

“Ratusan tangki air tiap hari dijual oleh mereka tanpa mereka bayar pajak. Jalan-jalan di Depok rusak akibat aktifitas mereka,” tambah Siswadi.

Dalam aksi demonstrasi tersebut, mereka menuntut agar :
1. Tutup segera pengeboran air tanah ilegal
2. Verifikasi segera perijinan mereka, karena diduga melanggar aturan dan undang-undang
3. Mereka harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan
4. Hukum tegas para pelaku pengeboran ilegal.

Setelah beberapa jam berorasi, warga di terima oleh Wakil Ketua Komisi C, Abdul Khoir dari Fraksi PKB yang berjanji akan meneruskan aspirasi mereka ke Pemerintah Kota Depok dan Pemerintah Propinsi Jawa Barat.

“Kami ucapkan terimakasih kepada semua yang hari ini telah menyampaikan pendapat, dan kami akan perjuangkan aspirasi nya sekuat tenaga,” tegas Abdul Khoir. (dk)