SURABAYA, PETISI.CO – Sulhan (50), sopir, warga Lamongan yang tinggal kos di Jalan Sikatan ll Surabaya ditemukan meninggal mendadak. Warga sekitar langsung heboh dan tidak berani memberikan pertolongan, dan memilih menghubungi Commad Center 112, Minggu (3/5/2020) sekitar pukul 04.00 WIB.
Dari pantauan petisi.co, sekitar kurang lebih 2 jam, tim medis tiba di lokasi, tepatnya di Jalan Sikatan ll nomer 11, Kelurahan Manukan Wetan, Kecamatan Tandes, Surabaya dengan menggunakan APD lengkap. Mereka langsung mengevakuasi korban dengan mengunakan ambulance dari dr Soetomo.

Salah satu saksi tetangga kos bernama Muhammad Harianto (48) mengetahui korban sekitar pukul 04.00 WIB masih sempat melihat korban menyapu depan halaman kosnnya. Tak berselang lama korban masuk ke dalam kos.
“Habis saur saya masih lihat Pak Sulhan (sapaan akrab korban, -red) orangnya nyapu-nyapu mas, di depan kosnya, terus masuk kedalam, tak berselang lama saya dengar dari kamarnya suara rintihan,” ujarnya.
Mendengar suara rintihan tersebut spontan saksi mendatangi kamar kosnya melihat korban yang sudah mengorok, warga yang merasa ketakutan, mengingat pandemi Covid-19 langsung memilih melaporkan ke ketua RT dan dilanjutkan dengan menghubungi Commad Canter 112.
“Ada warga yang mengabari saya, dan langsung saya datangi ke lokasi, dan sempat melihat sebentar dengan kondisi mengorok, lantas saya menghubungi Command Center 112. Tak berselang lama tim Medis datang,” ujar Ferdinad selaku ketua RT 02/RW 01.
Sampai berita ini ditayangkan, belum tau penyebab pasti kematian penghuni kos tersebut dan dari pantauan media ini, usai melakukan penyemprotan, petugas membawa jenazah ke dr Soetomo Surabaya.
Kapolsek Tandes, Kompol Ricky Tri Dharma, S.H., S.I.K. melalui Kanit Reskrim, Ipda Gogot Purwanto S.H, yang datang langsung ke lokasi mengatakan, pihaknya belum tau pasti terkait penyebab meninggalnya korban. Pihak dari RS yang nantinya akan memeriksannya.
“Belum tau pasti penyebab meninggalnya yang bersangkutan, nanti kita akan minta keterangan dari pihak rumah sakit,” ujarnya singkat. (inul)







