Sidoarjo, petisi.co – Sukseskan program ketahanan pangan nasional, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan panen raya serentak di Desa Kemuning, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Senin (7/4)2025).
Wabup Mimik menegaskan panen raya ini sebagai salah satu langkah penting dalam memperkuat sektor pertanian di Kota Delta. Ia berharap, hasil panen yang mencapai hampir 10 hektare dengan varietas padi Ciherang tersebut dapat memberi manfaat besar bagi petani dan mendukung ketahanan pangan daerah.
“Alhamdulillah, hari ini kami panen padi jenis Ciherang seluas kurang lebih 10 hektare. Panen ini kami laksanakan bersama Forkopimda dan insyaallah berjalan lancar,” ujarnya usai memanen padi menggunakan mesin panen combine harvester.
Lebih jauh Mimik menjelaskan kegiatan panen raya ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap instruksi Presiden dan Menteri Pertanian RI, yang meminta kepala daerah dan Forkopimda hadir langsung di lokasi panen. Menurut Wabup Mimik, Desa Kemuning dipilih karena dinilai paling representatif mencerminkan keberhasilan Kabupaten Sidoarjo dalam mengembangkan ketahanan pangan.
“Kami memang sudah melakukan panen bergilir dari Januari hingga Maret. Awal April ini giliran Tarik, dan Desa Kemuning menjadi satu-satunya lokasi di Sidoarjo yang bisa kami tunjukkan langsung kepada Presiden dan Menteri Pertanian,” terangnya.
Dalam kesempatan itu pula, Wabup Mimik kembali menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan.
“Petani adalah pahlawan kita. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan, mulai dari pendampingan hingga penyediaan sarana dan prasarana. Harapannya, pertanian di Sidoarjo tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional,” tandasnya.
Semangat gotong royong, kekeluargaan, dan dedikasi tinggi para petani, kata Mimik menjadi kekuatan utama dalam panen raya ini.
“Sidoarjo kembali menegaskan perannya sebagai salah satu lumbung pangan strategis di Jawa Timur, bahkan secara nasional—dengan para petani sebagai garda terdepan kemakmuran bangsa,” tutur Mimik.
Program panen raya padi yang diikuti dengan Zoom Meeting bersama Presiden RI Prabowo Subianto ini, dilaksanakan secara serentak di 14 provinsi di Indonesia, termasuk 38 kota/kab di Jawa timur.
Wabup Mimik berharap program ini bisa terus berlanjut selama masa jabatan kepala daerah dan Presiden yang baru, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) pusat dan daerah.
“Semoga semua ini bisa memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tutupnya. (luk)







