Bahu Jalan Nasional Jadi Tempat Pembuangan Limbah Eceng Gondok Bengawan Jero

oleh -118 Dilihat
oleh
Truck pengangkut eceng gondok saat membuang di bahu jalan nasional
-->

LAMONGAN, PETISI.CO – Penanggulangan banjir di Bengawan Jero yang salah satu sebabnya diakibatkan subur tumbuhnya eceng gondok, dengan membersihkannya, mengakibatkan permasalahan baru.

Bagaimana tidak, pembuangan Eceng Gondok tersebut dibuang begitu saja di wilayah Desa Plosowahyu dan Desa Karanglangit Kecamatan Lamongan.

Kades Plosowahyu Agus menuturkan pada awak media, bahwa pihaknya mewakili masyarakat desa sangat keberatan apa yang telah dilakukan oleh petugas, yang dengan seenaknya menaruh limbah eceng gondok tersebut di wilayahnya.

“Karena dengan membuang eceng gondok tersebut tepat di sisi utara rel kereta api atau bahu jalan nasionak itu juga berpotensi akan menimbulkan genangan air baru Plosowahyu yang kebetulan dilintasi jalan nasional,” ungkapnya.

Ditambah lagi, petugas itu membuang eceng gondok di wilayahnya tanpa ijin, dan secara keseluruhan warga merespon negatif dengan apa yang telah dilakukan oleh petugas pembuang eceng gondok tersebut.

“Tadi kami juga sudah melaporkan pada Pak Camat Lamongan, terkait kegiatan liar membuang eceng gondok di dua desa,” imbuhnya.

Sementara itu Mustaqiem Khoiron Ketua LPM Desa Plosowahyu juga turut bersuara, dengan membuang limbah eceng gondok di wilayah Desa Plosowahyu sama saja menyelesaikan masalah di wilayah lain, tapi menyebabkan masalah baru lagi di wilayahnya.

Ini kan tidak relevan, kalau penyelesaian masalah eceng gondok dengan seenaknya membuang enceng gondok. “Belum lagi akibatnya nanti menimbulkan genangan air baru lagi,” ujarnya.

Karena lokasi pembuangan eceng gondok tersebut juga berada di salah satu saluran air yang melintasi jalan nasional.

“Tadi sempat akan ditegur oleh masyarakat, namun sopir truk pembawa eceng gondok itu segera kabur ketika masyarakat mendekatinya,” ujarnya.

Tumpukan sampah eceng gondok di bahu jalan nasional

Untuk diketahui, kendaraan dump truck pembawa eceng gondok itu, juga mirip seperti dump truck pembuang sampah pada umumnya yang berwarna kuning.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan, Anang Taufik dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak dalam bagian kewajiban pembuangan sampah eceng gondok.

Pihaknya hanya membantu mengerahkan armada truk pengangkut dan dipastikan eceng gondok dari hasil bersih – bersih di anak sungai yang diangkut oleh armada dump truk dari DLH, keseluruhan dibuang tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di wilayah Tambak Boyo.

Sementara itu, Mugito kepala BPBD Lamongan dan Jupri Plt. Dinas SDA Lamongan juga tidak kunjung memjawab saat diklarifikasi, meski terdengar nada sambung masuk telepon, terkait marak dan liarnya pembuangan eceng gondok di wilayah Kec. Lamongan.(ak)

No More Posts Available.

No more pages to load.