Bupati Bersama Forkopimda Bondowoso Lepas Pasukan Distribusi Bantuan Dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI

oleh -177 Dilihat
oleh
upati Bondowoso Salwa Arifin bersama Forkopimda saat melepas pasukan distribusi bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan pengusaha peduli NKRI.
-->

BONDOWOSO, PETISI.CO – Bupati Salwa Arifin, memimpin pelaksanaan apel pasukan yang melibatkan dari TNI, Polri serta ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso.

Pelaksanaan apel yang diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) itu, digelar di depan Kantor Pemkab Bondowoso, Jalan Letjen Suprapto, Senin (28/6/2021).

Usai apel, Bupati melepas peserta pasukan tersebut dengan tujuan untuk mendistibusikan bantuan sosial (Bansos) dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan pengusaha peduli NKRI, berupa beras dan pieces masker kepada warga Kabupaten Bondowoso yang tidak mampu.

Dikonfirmasi, Bupati menerangkan, sedikitnya 30 ton beras dan 6000 pieces masker yang akan diberikannya kepada warga.

Bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya di tengah pandemi Covid-19.

“Terima kasih atas bantuan dari teman-teman Budha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI, yang ini tentu sangat tepat sekali bantuannya. Terlebih, sekarang masih dalam suasana Covid-19 dan sedang naik. Tentunya, bantuan ini sangat diharapkan oleh masyarakat Bondowoso dengan harapan dapat memberi keringanan beban dalam kondisi ekonomi yang kurang baik ini,” katanya.

Di tempat yang sama, Plt kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bondowoso, Saefuddin Suhri, menyebutkan, penerimaan bantuan ini adalah warga yang kurang mampu dengan katagori desil 1.

Artinya, masyarakat yang benar-benar tidak mampu dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Desil 1 itu artinya masyarakat miskin yang melarat. Kalau desil 6 tidak mampu tapi mandiri. Sedangkan katagori masyarakat tidak mampu ada 12 desil. Selama ini yang menerima bantuan desil 1 hingga 5,” ungkapnya.

Dijelaskan pula, sekalipun terjadi tumpang tindih bantuan dalam hal ini diperbolehkan. Mengapa demikian karena ini dari swasta, beda dengan yang dari pemerintah.

“Yang tidak boleh satu keluarga terima dua paket bantuan yayasan ini,” jelasnya.

Sementara itu, koordinator distribusi bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi se-Jawa Timur, Valentino, menegaskan, masing-masing penerima mendapat 10 kilogram beras dan 20 pieces masker.

“Jadi untuk Bondowoso ada tiga ribu penerima,” tegas Kordinator tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh pulau Jawa. Tapi dengan estimasi penerima tiap wilayah sama.

Di samping itu, ia mengaku, penerima sendiri dikordinasikan dengan forkopimda. Tujuannya agar tepat sasaran.

“Kita upayakan semua daerah bisa mendapatkan tambahan bantuan,” pungkasnya. (tif)

No More Posts Available.

No more pages to load.