SURABAYA, PETISI.CO – Pemkot Surabaya melalui Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) melaksanakan kegiatan perantingan, guna meminimalisir potensi pohon tumbang yang bisa mengancam keselamatan warga pengguna jalan saat musim hujan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKRTH Kota Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, pihaknya bergerak setiap hari untuk melakukan upaya perantingan pohon di seluruh wilayah dengan menyisir setiap jalur di seluruh wilayah kota, secara terjadwal.
“Perantingan dilakukan setiap hari. Setiap jalur kami sisir semua di setiap wilayah (Surabaya), seperti barat, selatan, pusat,” kata Anna saat dihubungi wartawan Petisi.co, melalui sambungan telepon, Senin (12/10/2020) sore.
Hingga saat ini DKRTH Kota Surabaya setidaknya telah melakukan perantingan di beberapa titik lokasi, seperti di wilayah Petemon Kali sampai hari ini, kemudian di sepanjang Jalan HR Muhammad sampai Jalan Adityawarman, MERR, Sukomanunggal, Jalan Ahmad Yani, hingga kawasan Simpang.
Perantingan ini lanjut kata Anna telah dilakukan sejak jauh-jauh hari, dengan mengerahkan seluruh unit Rayon Taman DKRTH Kota Surabaya.
“Sudah lama, sekitar sejak 10 hari yang lalu. Semua rayon taman, jadi masing-masing rayon ada 8 rayon, semuanya punya sky walker, semuanya gerak. Termasuk yang ada di kantor kami semua gerak,” jelasnya.
Nantinya hasil dari sampah perantingan tersebut akan dilakukan pengolahan untuk dijadikan sebagai pupuk kompos.
Selain perantingan, pihaknya juga turut melakukan pembersihan pada area selokan dari sampah.
Kegiatan perantingan ini dimulai sejak pagi hingga sore hari. Pihaknya menghindari pelaksanaan di malam hari, karena untuk menghindari insiden yang mampu membahayakan petugas dan pengguna jalan
“Pagi sampai sore menjelang maghrib kami selesai. Kalau meranting malem hari kan bahaya, karena mempertinbangkan kendaraan yang lewat, terus petugas yang di atas (pohon),” pungkasnya. (nan)







