PETISI.CO
Gubernur Khofifah sambutan dalam pelantikan pejabat eselon III dan IV di Grahadi.
PEMERINTAHAN

Jatim Diharapkan Jadi Referensi 16 Provinsi Lain di Indonesia Bagian Timur

SURABAYA, PETISI.CO – Provinsi Jawa Timur (Jatim) diharapkan menjadi referensi bagi 16 Provinsi lain yang ada di Indonesia bagian timur. Ketika ibu kota negara dipindah ke Kalimantan Timur secara dejure, maka secara defacto Jatim akan menjadi tumpuan bagi Ibu kota baru nanti.

Harapan itu disampaikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat pelantikan pejabat Administrator (Setingkat eselon III) dan Pengawas (Setingkat eselon IV) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesi kedua di Gedung Negara Grahadi, Minggu (19/4/2020).

Baca Juga :  Pemkot Mojokerto Gunakan Jaring Pendapat Survei Untuk Pembentukan BUMD Baru

Dijelaskan, di Indonesia bagian timur, ada 16 provinsi yang logistiknya hampir 80 % berasal dari Jatim. Begitu juga urusan pendidikan dan kesehatan.

“Kalau kita dijadikan referensi hampir separuhnya provinsi di Indonesia, maka dedekan kita. Performance kita mestinya akan menjadi bagian dari top refrence bagi provinsi-provinsi yang lain. Apa yang sudah menjadi keunggulan di OPD masing-masing paling tidak ditingkatkan. Kalau ada sesuatu maka kita harus lari kencang, harus melompat,” ujarnya.

Namun, untuk mencapai itu harus dilakukan dengan prestasi. Dan prestasi harus terbangun dari inner circle, karena untuk membangun prestasi tidak bisa sendirian.

Baca Juga :  Luruskan Kesalahan, PMI Jatim Keluarkan Surat Baru

“Kita tidak bisa sendirian, maka inner circle, lingkungan terdekat apakah Kasi, apa Kabid, lingkungan itu upayakan adalah lingkungan yang mendorong kita untuk berprestasi, tetap harus membangun dedikasi yang baik, termasuk memberikan pelayanan pada masyarakat,” tambahnya.

Gubernur juga menyebutkan bahwa hari ini adalah eranya artificial intelligence. Sehingga harus mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut dengan baik.

Meski demikian, yang manual tetap jalan, namun tetap harus bergerak. “Jika semua dilakukan manual, maka akan tertinggal,” ucap mantan Menteri Sosial ini. (bm)

terkait

Pemkab Kuansing Canangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat

redaksi

Pemkab Magetan Akan Buat Kebijakan Baru Guna Memutus Rantai Covid-19 yang Meningkat

redaksi

Stabilkan Harga Jelang Lebaran, Diskoperindag Bersama PG Prajekan dan Bulog Sub Divre Bondowoso Gelar Operasi Pasar

redaksi