PETISI.CO
Diskusi JPPR Lamongan di CN Cafe.
PILKADA

JPPR Siap Berikan Pendidikan Bagi Pemilih Pemula dan Lansia Kabupaten Lamongan

LAMONGAN, PETISI.CO – Masih banyaknya Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pilkada Lamongan Tahun 2020 yang belum paham betul bagaimana menentukan pilihan Calon Pemimpin Lamongan membuat kalangan Pengawas Independen Pemilukada turun tangan.

Pesan itu disampaikan, Kamis (12/11/2020) oleh Aan Andri Ardiansyah, Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Kabupaten Lamongan di CN Café. Yang mana pihaknya siap memberikan pendidikan bagi Pemilih Pemula dan Lansia di Kabupaten Lamongan.

Menurutnya, hampir 40% penduduk Lamongan adalah milenial, banyak sekali pemilih pemula dan juga lansia yang masih belum faham betul tentang bagaimana cara berdemokrasi yang benar.

Baca Juga :  Puluhan Anggota Lansia di PBI Dikucuri Dana Hibah Pemkot Surabaya

“Hal inilah yang membuat JPPR Kabupaten Lamongan siap memberikan pelatihan dan bimbingan kepada pemuda-pemudi dan juga lansia di wilayah Kabupaten Lamongan untuk menghadapi Pilkada 2020. Kami mempunyai banyak program, salah satunya adalah mengadakan pelatihan bagi Pemilih pemula dan juga lansia di wilayah Kabupaten Lamongan. Saya kira apa yang akan kami lakukan ini adalah, agar Pemilih Pemula dan juga Lansia tau bagaimana caranya menggunakan hak pilihnya sebaik mungkin,” ungkapnya.

Sementara itu, Bayu Rangga Dirga Hutama, Sekertaris JPPR Kabupaten Lamongan menegaskan, program yang kami rencanakan bertahap, contohnya seperti hal diatas, dimana JPPR akan memberikan pelatihan kepada pemilih pemula dan juga lansia dalam Pilkada 2020. Itu adalah program pertama yang akan dijalankan, dan akan disambung dengan program-program selanjutnya.

Baca Juga :  Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Diklat Pendidikan Sepak Bola Pelajar

Senada dengan Bayu Rangga, Ali Faizin yang menjabat Pembina JPPR Kabupaten Lamongan juga mendukung penuh program yang akan dilakukan oleh JPPR Kabupaten Lamongan.

Semoga JPPR ini bisa bekerjasama dengan KPU dan juga Bawaslu hingga program-program ini bisa berjalan dengan baik.

“Pasalnya dengan adanya program pelatihan untuk pemilih pemula dan lansia ini, bisa meningkatkan proses berjalannya demokrasi yang kami kawal dari awal hingga akhir demi suksesnya pemilu yang berdaulat,” tutupnya. (ak)

terkait

Pilbup Sidoarjo 2020, Haji Masnuh Dukung Duet Cak Nur-Mimik Idayana

redaksi

Belum Ditetapkan Paslon, ASN tak Wajib Mundur

redaksi

Nobar Debat Capres-Cawapres, TKD Kerahkan 1.500 Orang

redaksi