Mural Gubeng Pojok Dirusak, Pemkot Surabaya Buru Pelaku

oleh -112 Dilihat
oleh
Mural di kawasan Jalan Gubeng Pojok usai dibersihkan dari coretan vandalis

Surabaya, petisi.co – Pemerintah Kota Surabaya tengah memburu pelaku vandalisme yang merusak mural di kawasan Jalan Gubeng Pojok. Padahal, mural tersebut baru saja rampung dikerjakan oleh para seniman muda, namun tak lama kemudian dicoret oleh tangan tak bertanggung jawab.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa ia telah meminta perangkat daerah terkait untuk segera memproses kasus ini. Kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi akan digunakan untuk mengidentifikasi pelaku.

“Sudah saya minta dicek CCTV-nya. Proses sampai ketemu. Kalau sudah dimural, jangan dirusak,” tegasnya, Selasa (4/11/2025).

Cak Eri, sapaan akrab Wali Kota, mengaku prihatin terhadap aksi vandalisme tersebut. Ia menyoroti perjuangan para seniman yang telah mencurahkan tenaga dan waktu untuk mempercantik kota.

“Arek-arek ngerjakno mural itu gak gampang, eh malah divandalisme. Saya minta proses hukum, dan hukumannya jangan ringan. Ini merusak fasilitas umum,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tindakan semacam ini bisa dijerat pidana, karena menyangkut perusakan aset publik. “Ini masuk pidana, dan akan kami proses sampai tuntas,” tambahnya.

Wali Kota Eri menekankan bahwa mural tersebut dibangun menggunakan anggaran pemerintah. Artinya, vandalisme bukan hanya merusak karya seni, tapi juga merugikan negara.

“Ini mural dibangun pakai uang rakyat. Dibuat susah-susah, malah dirusak. Itu fasilitas umum, semua warga berhak menikmati,” kata Eri.

Mural yang dirusak tersebut mengusung pesan keberagaman suku, agama, ras, sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Kota Surabaya.

“Makna mural itu menyatukan keberagaman. Harusnya dijaga, bukan dirusak,” ujarnya.

Meski bersikap tegas, Eri Cahyadi tetap berharap pelaku menyadari kesalahannya. Ia menyampaikan pesan bernada reflektif.

“Semoga yang tangannya jahil, dibuka hatinya. Tetap saya anggap warga saya. Hanya Tuhan yang bisa membolak-balikkan hati manusia,” tutupnya. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.