Pacaran, Hamil, Diancam Bunuh, Gadis Sudingoro Sampang Agung Lapor Polisi

oleh
ilustrasi

MOJOKERTO, PETISI.CO – Seorang gadis baru lulus SMP,  berinisial SP (16), warga Dusun/Desa Sudingoro Sampang Agung  Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto,

mendatangi PPA Mapolres Mojokerto untuk meminta perlindungan dan melaporkan adanya ancaman pembunuhan.

Korban datang ke mapolres didampingi kakak kandungnya, Jumat (23/3/2018).

Dihadapan petugas, korban mengaku mendapat ancaman dari Faisol alias Gisol, warga Dusun Pasinan Desa Cempoko Limo Kecamatan Pacet. Kasus ini pun sempat membuat masyarakat setempat prihatin.

Informasinya, korban dan pelaku sebelumnya adalah pasangan kekasih. Korban mengaku sempat diajak ke vila Pacet sebanyak 6 kali dan melakukan hubungan suami istri, hingga membuat korban hamil.

Pihak keluarga pun lalu menikahkan siri keduanya. Sayangnya, pasangan bahu kencur ini ternyata belum siap menempuh hidup baru. Hampir setiap hari terjadi pertengkaran diantara keduanya. Korban mengaku tidak diberi nafkah dan ditelantarkan.

Korban juga sempat diancam atas kehamilanya, yang tampa surat resmi alias diluar nikah. “Dia mengancam mau membunuh saya dan anak dalam kandugan juga akan dibunuh,” ujar korban di hadapan petugas. (sim)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.