Pelaku UMKM Tidak Dikenakan Pajak Sampai Bulan Desember

oleh -90 Dilihat
oleh
Acara Business Development Service, Selasa (22/09/2020).

SIDOARJO, PETISI.CO – Pemerintah sudah banyak mengeluarkan program bantuan untuk mengatasi masalah ekonomi. Masa pandemi Covid-19 sangat berbengaruh sekali terhadap perekonomian di Indonesia, yang menyebabkan banyak sekali industri di Indonesai mengalami gulung tikar.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJB) Jatim II menyampaikan, bahwa pandemi Covid-19 memang sangat berbengaruh terhadap  perindustrian Indonesia.

“Tapi untuk sektor usaha UMKM justru tumbuh,” ucap Kabid P2 Humas Kanwil DJP Jatim II, Takari Yoedaniawati, saat menghadiri acara Business Development Service, Selasa (22/09/2020).

Sektor usaha UMKM merupakan penyokong ekonomi Indonesia, sebab sebanyak 71,99 persen pelaku usaha berasal dari UMKM, dengan Produk Domestik Broto(PDB) sampai 60.7 persen.

Dalam kegiatan ini, Kanwil DJP Jatim II menggandeng Grab. Kenapa harus Grab? Takari menjelaskan bahwa saat ini banyak masyarakat yang sudah banyak yang bertransaksi secara online.

Oleh sebab itu, para pelaku ekonomi kerakyatan ini dapat memanfaatkan fasilitas digital, seperti Grab untuk menjaga usahanya tetap bisa bertahan di masa pendemi ini.

“Sekarang paling gampang jualan di online, tapi kadang mereka tidak mengerti, baik syarat mendaftar, atau fitur yang ada didalam aplikasi tersebut, makanya kami gandeng Grab untuk dapat memasarkan usahanya,” ungkap Takari, yang juga mengundang pemateri dari pihak Grab guna memberikan penjelasan kepada pelaku UMKM itu, agar mereka dapat langsung memanfaatkan peluang ini.

Secara nasional, pelaku UMKM yang memanfaatkan keringanan pajak baru 10 persen, sedangkan untuk wilayah DJP Jatim II sudah 30 persen. Makanya akan kembali didorong supaya lebih memahami atas progam tersebut.

“Kami akan terus mensosialisasikan ini, agar semua dapat terdata dengan baik,” ucapnya.

Di sisi lain, kerjasama dengan Grab tidak hanya sebatas ini saja. Tapi masih ada tindak lanjut, misalkan membangun kerjasama dengan keanggotaannya di Grab Food. “Progam lain juga nanti akan kita coba kerjasamakan untuk menggali potensi pajak,” tandasnya. (try)

No More Posts Available.

No more pages to load.