Perang Dingin Samsul Ashar Vs DPC PDI-P Terus Berlanjut

oleh

KEDIRI, PETISI.CO –  Perang dingin antara Samsul Ashar, calon Walikota Kediri dengan partai pengusungnya yakni PDI Perjuangan terus berlanjut.

Diduga, hingga masa kampanye ini antara Samsul Ashar dengan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Kediri tidak pernah menjalin komunikasi.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDI-P Kota Kediri, Adi Suwono mengatakan, saat ini calon Walikota Kediri Samsul Azhar yang berpasangan dengan Teguh Junaedi sama sekali tak pernah menjalin komunikasi.

“Tidak ada komunikasi kita. Bukan dari kita sih, tetapi dari mereka yang enggan sepertinya berkomunikasi, Kita terus berupaya,” ujar Adi Suwono, Rabu (18/4/2018) saat ditemui usai acara HUT Hotel Bukit Daun.

Kendati demikian, pria yang juga menjadi owner Hotel Bukit Daun tersebut menjelaskan, saat ini mesin partai pengusung pasangan nomor urut 3 itu tetap terus berjalan tidak akan berhenti, karena itu adalah mandat dari DPP.

“Kita mesin partai terus dan terus berjalan. Nah, sekarang kalau kita berjalan tetapi orangnya tidak mau menjalankan, ya bagaimana kita mau jalan. Terus terang kita welcome,” terang Adi.

Terkait pengamanan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan JawaTimur, Adi Suwono mengaku, pengurus DPC PDI P Kota Kediri tetap konsisten menjaga mandat dari DPP.

“Ya pasti lah rekomnya kita amankan, sudah kita buktikan juga to. Yang jelas kita tegak lurus pada aturan partai. Tentunya kita juga sudah mengundang beberapa kali untuk konsolidasi tetapi tidak diakomodasi dengan baik, ya monggo,” tegasnya.

Sementara terkait perseteruan tersebut Adi Suwono belum tau pasti penyebab sumber masalah tersebut.

“Wah, saya tidak tahu ya. Mungkin beliaunya memandang saya seperti demit (hantu-red), lebih jelek dari demit kayaknya,” pungkas Adi Suwono.(bay)

No More Posts Available.

No more pages to load.