PETISI.CO
Barang bukti yang diamakan berupa krupuk mentah yang berbahan baku zat kimia berbahaya.
HUKUM

Produsen Krupuk Tahu Wonoayu Digrebek Polisi

SIDOARJO, PETISI.CO -Unit V Tipidek Satreskrim Polresta Sidoarjo menggrebek tempat produksi krupuk tahu yang berada di Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Rabu 24 Februari 2021.

Dalam konferensi pers, Senin (01/03/2021) siang, krupuk tahu yang diproduksi UD Ridho Mashur milik pasangan suami istri SN dan ST ini mengandung campuran berbahan bleg atau bahan kimia seperti borax.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Wahyudin Latif mengungkapkan, bahwa krupuk tahu yang diproduksi sejak tahun 2015 menggunakan campuran bahan bleg yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Karena bahan ini juga digunakan sebagai bahan las dan bangunan.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polresta Kediri Ringkus Tiga Pengedar Pil Koplo Asal Banaran

“Kalau bahan ini dicampurkan ke bahan makanan dapat mengakibatkan kanker dan gangguan pada rongga tubuh yang lainnya, jadi ini sangat berbahaya kalau dikonsumsi,” jelasnya.

Dari hasil penggrebekan tersebut, polisi mendapati tumpukan krupuk tahu bermerk Cap Gajah yang siap edar sejumlah 3,9 ton dan sekitar 1,4 ton yang berbahan bleg ada 58 sak. Dari hasil pengungkapan kasus ini polisi berhasil menyita tumpukan krupuk tahu yang siap edar.

“Kami akan terus kembangkan terkait kasus ini, termasuk yang sudah beredar di pasaran, karena diketahui bahwa krupuk tahu tersebut dipasarkan hingga ke Jakarta, bali dan beberapa wilayah di Jawa Timur,” ungkap Kompol Muhammad Wahyudin Latif.

Baca Juga :  Polresta Sidoarjo Bentuk Dua Tim Khusus Untuk Menghadapi Pilkada Dan Pilkades Serentak

Dengan adanya kasus seperti ini pemilik dijerat dengan pasal 136 atau pasal 142 dan pasal 62 ayat 1 UU RI nomor 8 tahun 1999, ancaman hukuman 5 tahun penjara. (try)

terkait

Diaborsi di Hotel, Janin Dibuang di Sungai Dekat Galaxy Mall

redaksi

Residivis Pelaku Curanmor Dibekuk Unit Reskrim Polsek Sukolilo

redaksi

Polres Nganjuk Amankan Ribuan Liter Arjo Dari Solo Jateng

redaksi
Open

Close