Blitar, petisi.co – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin puting beliung di wilayah Kecamatan Ponggok memporak porandakan puluhan rumah penduduk, Senin (30/09/2024). Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar sekitar pukul 16.00 wib, hujan lebat disertai badai puting beliung.
Kondisi cuaca saat kejadian hujan lebat berlangsung sekitar 20 menit dengan intensitas tinggi, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin puting beliung menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan bangunan.
Pantauan di lapangan dampak bencana tersebut tidak ada korban jiwa, namun ada yang satu orang yang bernama Panijem (58) terkena asbes jatuh dan dirawat di RSUD Srengat.
Sementara kerusakan infrastruktur terjadi kerusakan rumah penduduk dalam kondisi rusak berat di antaranya rumah milik Bibit, warga RT 05/RW 03, Dusun Sesek, Desa Sidorejo, ini terjadi karena dampak pohon petai menimpa bagian depan rumah dengan kondisi atap genteng rusak.
Rumah Wiji di RT 05/RW 03, Dusun Sesek, Desa Sidorejo kondisinya atap bagian belakang rusak dan genteng rontok.
Rumah Untung di RT 05/RW 03, Dusun Sesek, Desa Sidorejo Atap rumah rusak ringan. Sedangkan rumah Ana di RT 03/RW 03, Dusun Sesek, Desa Sidorejo juga tertimpa pohon petai dengan kondisi Kerusakan genteng rusak, selain itu banyak rumah warga mengalami rusak ringan.
Dengan adanya kejadian tersebut BPBD Kabupaten Blitar segera menugaskan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Selain itu juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan dinas terkait untuk membantu warga terdampak, dengan pengiriman personil.
Sebanyak 5 personil BPBD telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan asesmen kerusakan dan menyiapkan langkah penanganan lebih lanjut.
Untuk sementara bantuan yang disalurkan paket sembako untuk diberikan kepada warga yang terdampak langsung. Bantuan berupa terpal untuk menutup bagian atap rumah yang rusak guna mencegah kerusakan lebih lanjut.
Sedangkan tindakan awal yang di lakukan personil BPBD di bantu masyarakat dengan melakukan pemotongan pohon tumbang untuk membuka akses jalan.
Untuk kebutuhan yang sangat mendesak sekarang ini yaitu bantuan logistik dan kesehatan bagi warga yang terkena dampak, terpal tambahan untuk menutupi rumah-rumah yang mengalami kerusakan dan pemberian bantuan untuk perbaikan rumah terdampak berat dan sedang.
“Untuk tindakan BPBD Kabupaten Blitar selanjutnya melanjutkan asesmen kerusakan secara detail di lokasi bencana, melakukan koordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait untuk bantuan rekonstruksi rumah dan memantau kondisi cuaca dan melakukan langkah antisipasi terhadap potensi bencana susulan,” pungkasnya. (min)







