PETISI.CO
Kapolres Lamongan menunjukkan keberhasilan ungkap kasus narkoba.
HUKUM

Ringkus Gerandong, Polres Lamongan Sita Puluhan Gram Sabu

LAMONGAN, PETISI.CO – Akibat tingginya penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Lamongan, membuat jajaran Satreskoba Polres Lamongan bekerja ekstra keras untuk mencegah dan memutus peredaran dan penggunaan obat-obatan yang merusak anak bangsa.

“Terbukti hanya dalam kurun waktu tiga minggu dari periode 22 Januari sampai 15 Februari 2021, Satreskoba Polres Lamongan mampu mengungkap sembilan kasus penyalahgunaan narkoba dengan meringkus 11 orang sebagai tersangkanya,” terang AKBP Miko Indrayana S.I.K, Kapolres Lamongan.

Tersangka Mr alias Gerandong (tengah) tertunduk lesu di hadapan Kapolres Lamongan.

AKBP Miko juga mengatakan, Rabu (24/2/21) saat pers rilis di Polres Lamongan didampingi AKP Akhmad Khusen S.H., M.H, Kasat Reskoba Polres Lamongan. Dari pengungkapan ini disita 60,33 gram sabu, 130 butir pil carnopen, 99 butir pil double L.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polresta Kediri Menangkap Pemuda Tugurejo Ngasem

Mayoritas para tersangka ini yang kami tangkap adalah di wilayah pantura Brondong dan Paciran, yang lainnya tersebar 2 tersangka TKP Lamongan kota, 2 tersangka TKP Modo, 1 tersangka TKP Karangbinangun.

Untuk barang bukti terbanyak memang dari TSK MR alias Gerandong yang kami ringkus dengan barang bukti 55,04 gram asal Brondong pantura.

Mantan Kapolres Kediri itu mengungkapkan, satu hal yang akan kita laksanakan, dengan mengevaluasi terkait pengungkapan kasus ini, baik modusnya, lokasinya maupun jenis narkobanya.

“Tentunya ini akan kita rapatkan, bersama stakeholder terkait, guna menentukan cara bertindaknya harus bagaimana, untuk pemberantasan narkoba di wilayah hukum Kab. Lamongan. Pasalnya kami meyakini, penangkapan narkoba ini tidak hanya pengungkapan, tidak hanya upaya represif dari petugas saja, akan tetapi juga itu kerjasama dengan instansi terkait, termasum di dalamnya adalah warga masyarakat. Kami juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada warga masyrakat, bahwa pengungkapan kasus ini adalah sebagin besar dari informasi masyarakat,” imbuh kapolres.

Baca Juga :  Tim Joko Tingkir Lumpuhkan Komplotan Pembobol Toko Bangunan, 1 Tewas

Sementara itu, pasal yang kita sangkakan pada pengedar ini UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Yang kedua UU no 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman maksimal hukuman 15 tahun penjara.

“Sedangkan untuk antisipasi kami sendiri, sesuai perintah Kapolri agar tidak ada anggota Polri khususnya jajaran Polres Lamongan sampai ke Polsek, kami juga sudah melaksanakan tes urine dan pemeriksaan ke rumah juga ke asrama anggota yang hasilnya adalah nihil,” tutupnya. (ak)

terkait

Reskrim Polsek Rungkut Bekuk Dua Bandit Jalanan

redaksi

Rampas HP, Dihakimi Massa, 1 Pelaku Tewas, Satu Kritis

redaksi

Satreskrim Polres Banyuwangi Bersih-bersih Peredaran Miras Ilegal

redaksi
Open

Close