Surabaya Siap Sambut Wisatawan! Pemkot Luncurkan Kalender Event 2025

oleh -378 Dilihat
oleh
Peresmian Kalender Event 2025 di Kota Surabaya

Surabaya, petisi.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berinovasi untuk meningkatkan daya tarik wisata di Kota Pahlawan. Tak hanya dikenal sebagai pusat bisnis dan industri, Surabaya juga memiliki kekayaan budaya, sejarah, serta destinasi wisata yang beragam.

Sebagai upaya menarik lebih banyak wisatawan, Pemkot Surabaya resmi meluncurkan Kalender Event 2025 di Balai Kota Surabaya pada Jumat (7/2/2025). Kalender ini memuat berbagai agenda menarik sepanjang tahun, mencakup seni budaya, olahraga, ekonomi kreatif, hingga kegiatan sosial dan keagamaan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa sejumlah event unggulan, seperti Festival Rujak Uleg, Surabaya Vaganza, dan Parade Juang, akan kembali hadir dengan konsep yang lebih segar dan inovatif.

“Saya sempat berdiskusi dengan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) yang khawatir dengan efisiensi sektor pariwisata. Dengan adanya Kalender Event ini, kami berharap bisa menarik lebih banyak wisatawan dan mendorong perekonomian,” ujar Eri.

Untuk mendukung promosi, Pemkot Surabaya juga menjalin kerja sama dengan hotel, restoran, dan biro perjalanan guna memudahkan akses dan akomodasi bagi wisatawan.

“Travel agen turut mempromosikan pariwisata Surabaya ke berbagai kota. Surabaya bukan hanya soal wisata alam atau heritage, tetapi juga memiliki banyak daya tarik lainnya,” tambahnya.

Di sektor olahraga, Pemkot Surabaya berencana mengembangkan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai destinasi sport tourism, layaknya stadion besar di Eropa seperti Stamford Bridge (Chelsea) atau Santiago Bernabéu (Real Madrid).

“GBT bisa menjadi objek wisata di luar hari pertandingan. Ini akan menambah daya tarik bagi wisatawan yang ingin merasakan atmosfer stadion berstandar internasional,” jelas Eri.

Selain itu, Pemkot juga meminta Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) untuk aktif menjalin kerja sama dengan daerah lain, seperti Malang, Banyuwangi, dan destinasi wisata populer lainnya.

“Kami bisa menghubungkan paket wisata Surabaya dengan destinasi lain, seperti Bromo atau Dieng, untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih lengkap,” ujarnya.

Menjelang Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS), Pemkot berkolaborasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) untuk menggelar Surabaya Shopping Festival (SSF). Event ini menawarkan diskon besar-besaran di seluruh pusat perbelanjaan, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi dan UMKM lokal.

“Festival belanja ini bisa menjadi magnet wisatawan dan mendukung perputaran ekonomi di Surabaya,” kata Eri.

Dengan diluncurkannya Kalender Event 2025, Pemkot Surabaya berharap dapat menjalin lebih banyak kerja sama guna memperkuat industri pariwisata dan ekonomi daerah.

“Setidaknya Disbudporapar harus rutin berdiskusi dengan pelaku industri pariwisata untuk memastikan event ini dikenal luas, baik secara nasional maupun internasional,” tutupnya.

Untuk melihat daftar lengkap agenda wisata dan event di Surabaya, masyarakat dapat mengaksesnya melalui bit.ly/VideoKalvenSby2025. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.