Tim Saber Pungli Jember Ciduk 3 Oknum Pejabat SMK 8 Semboro

oleh
Rilis di Mapolres Jember

JEMBER, PETISI.CO – Dua Oknum pejabat dan Kepala Sekolah di salah satu SMK yang berada di Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, yang diduga terlibat perkara tindak pidana korupsi, melakukan pungutan kepada wali murid yang tidak sesuai dengan aturan Pemendikbud RI, tertangkap tangan oleh Team Saber Pungli Jember.

“Mereka kena OTT di sekolah pada 01 Maret 2017. Awalnya kami mendapat informasi dari orang tua siswa yang mengeluh karena harus membayar uang sebesar Rp 1.000.000,-. Dari informasi ini kemudian kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan,“ ujar Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, S.H, S.I.k, M.H saat  menemui para awak media cetak dan eletronik di Mapolres Jember, Selasa (07/03/2017).

Ketiga Pegawai Negeri Sipil (PNS)  yang diamankan tersebut adalah  SR (56) Kepala Sekolah, KA (54) Waka Sapras dan DR (36) Waka Kurikulum. Mereka diduga telah menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan uang karena kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya terkait pungutan liar sebesar Rp. 1.000.000,-, kepada para siswa atau wali murid.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, ternyata memang benar adanya, paksaan untuk membayar uang sebesar Rp 1 Juta di luar biaya SPP. Bukan hanya itu, juga ada unsur pakasaan. Seandainya siswa tidak membayar uang tersebut maka siswa tidak diperbolehkan untuk mengikuti ujian. Dari cara tersebut, ada orang tua yang terpaksa berhutang, paksaan ini yang melanggar hukum,“ terang Kapolres Jember.

Tim Saber Menggelandang pelaku di SMK 8 Semboro.

Diketahui,  tiga oknum petinggi SMK ini berhasil mengumpulkan Rp 254 juta dari 254 siswa. Sebanyak Rp 149.605.000 digunakan untuk keperluan ujian. Sementara Rp 62.427.600 digunakan untuk keperluan di luar ujian, salah satunya membeli motor.

“Kami juga berhasil mengamankan uang Rp 41.967.400,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jember H. Ponco, SH.MH yang juga turut mendampingi Kapolres Jember saat menggelar Press Release di Mapolres Jember, mengatakan, pihaknya bersinergi dengan kepolisian dan Pemkab Jember.

“Sinergisitas ini penting untuk menciptakan Jember yang bersih dan bebas pungli,” katanya.

Kapolres Jember menambahkan, kedepan pihaknya akan meningkatkan sosialisasi terkait pemberantasan pungli.

“Ini tugas Sub Satgas Pencegahan. Kami berharap pungli yang terakhir. Jangan ada pungli lagi,” ringkasnya.(yud)