PETISI.CO
Terdakwa Febri Pratama Kurniawan dan Arif Santoso pada sidang di ruang Candra Pengadilan Negeri Surabaya.
HUKUM

Apes, Jual Dua Poket Belum Laku, Dituntut Tujuh Tahun Penjara

SURABAYA, PETISI.CODua sahabat, Febri Pratama Kurniawan dan Arif Santoso, dituntut tujuh tahun penjara dalam sidang online di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (30/6/2020). Sebelum tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sulfikar dari Kejari Tanjung Perak, menghadirkan saksi dari kepolisian yang menangkap kedua terdakwa.

Dalam keterangan, saksi menangkap Febri Pratama Kurniawan, di rumahnya di Jalan Tambak Gringsing Surabaya. Penangkapan itu merupakan pengembangan kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor, melibatkan Reza. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan dua poket sabu-sabu dengan berat berbeda.

Terdakwa Febri mengaku sabu tersebut milik Arif Santoso untuk dijualkan. Jika laku akan mendapatkan keuntungan Rp 50 ribu per poketnya.

Selanjutnya, saksi menangkap Arif Santoso, namun tidak ditemukan barang bukti sabu. Arif sendiri mengaku sabu tersebut membeli dari Parto, seharga Rp 150 ribu.

Saat giliran terdakwa Arif dan Febri diperiksa, kepada majelis hakim mereka mengakui barang haram dari Parto itu oleh Erif kepada Febri. Apabila laku dijual, mereka mendapatkan keuntungan Rp 100 ribu.

Atas keterangan saksi dan pengakuan terdakwa, JPU Sulfikar menuntut mereka masing-masing tujuh tahun, denda Rp 1 miliar dan subsidair enam bulan kurungan.

Sidang akan dilanjutkan Selasa pekan depan, dengan agenda pembelaan terdakwa yang dilanjutkan dengan putusan.

Pada dakwaan disebutkan, terdakwa Arif, Minggu (2/2/2020), pukul 20.30, ke rumah Febri di Jalan Tambak Grengsing Gang I, Surabaya.

Malam itu, Arif menyerahkan dua poket sabu dengan berat masing-masing 0,41 gram dan 0,35 gram. Harga perpoketnya Rp 150 ribu. Rencananya akan dijual lagi dengan keuntungan Rp 50 ribu perpoket.

Selang 30 menit kemudian, mereka ditangkap Selanjutnya pada pukul 21.00, saksi Edi dan Wahyu dari kepolisian menangkap Febri. Barang bukti dua poket sabu pun disita.

Dua jam kemudian, tepatnya pukul 23.00, giliran Arif ditangkap.

Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1)  UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (pri)

terkait

Terjaring Operasi Pekat Semeru 2018, 14 Tersangka Dijebloskan ke Tahanan 

redaksi

Reskrim Polsek Sumberrejo Tangkap Pengedar Uang Palsu

redaksi

Penipu Bermodus Trading Bitcoin Diganjar 10 Bulan Penjara

redaksi
Open

Close