SURABAYA, PETISI.CO – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat tetap membangun tekad dan bersinergi menghadapi tantangan ke depan untuk mengatasi berbagai dampak situasi pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikan Khofifah pada upacara Peringatan Hari Jadi Ke-75 Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Senin (12/10/2020).
Dijelaskan, dampak pandemi Covid-19 sangat banyak. Salah satunya adalah kesulitan ekonomi akibat banyak pekerja dirumahkan atau bahkan pemutusan hubungan kerja.
“Karena itu, pada upacara Peringatan Hari Jadi Ke-75 Provinsi Jatim, saya berterima kasih kepada seluruh pihak dan unsur yang membantu serta bersinergi dengan Pemprov,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Khofifah memberikan lencana penghargaan Jer Basuki Mawa Beya kategori emas kepada Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak dan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.
Kemudian, lencana penghargaan Jer Basuki Mawa Beya kategori perak kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi luar biasa, prestasi dan dharma bakti bagi Provinsi Jatim.
Gubernur Jatim periode 2009-2019 Soekarwo yang saat ini menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI juga hadir saat upacara. Namun, upacara belum berakhir secara keseluruhan, Soekarwo lebih dulu meninggalkan lokasi.
Upacara diikuti puluhan peserta dari unsur TNI, Polri dan ASN, serta puluhan undangan dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Bertindak sebagai komandan upacara adalah Kepala Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim Aries Agung Paewai.
Sementara itu, kasus kematian akibat Covid-19 di Jatim, hingga Minggu (11/10/2020), masih tetap menjadi yang tertinggi di Indonesia. Dikutip dari laman covid19.go.id menyebutkan, per Minggu (11/10/2020) jumlah kematian di Jatim akibat Covid-19 sebanyak 3.425 kasus. Disusul DKI Jakarta sebanyak 1.889 kasus dan Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 1.507 kasus.
Sementara untuk pasien sembuh, DKI Jakarta menduduki peringkat teratas dengan jumlah 71.454 kasus. Diikuti Jatim 40.490 kasus. Jawa Tengah (Jateng) berada di urutan ketiga sebanyak 17.462 kasus.
Sedangkan untuk jumlah kasus positif Covid-19, DKI Jakarta menempati urutan pertama dengan jumlah 86.963 kasus. Disusul Jatim dengan jumlah 49.984 kasus dan Jateng 27.236 kasus. (bm)







