Tuban, petisi.co – Persatu Tuban harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 0-0 oleh Bumi Wali FC pada laga lanjutan Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025 yang berlangsung di Stadion Tuban Sport Center, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Selasa (9/12/2025).
Derby sesama tim asal Kabupaten Tuban itu tersaji sengit sejak kick off babak pertama. Jual beli serangan terus terjadi, namun rapatnya lini pertahanan kedua tim membuat tak satu pun peluang mampu dikonversi menjadi gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tak menurun. Kedua tim tampil ngotot untuk membuka keunggulan, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap tak berubah. Persatu Tuban pun harus rela hanya mengamankan satu poin di kandang sendiri.
Head Coach Persatu Tuban, Khoirul Anam, mengaku tetap bersyukur dengan hasil tersebut. Ia menilai hal terpenting saat ini adalah kondisi para pemain yang seluruhnya dalam keadaan bugar.
“Pertama tentu kita ucap syukur, pemain kita tidak ada yang cedera. Kompetisi masih panjang dan kita butuh kontribusi semua pemain. Hasil ini akan kita evaluasi untuk laga berikutnya,” ujarnya.
Meski gagal meraih kemenangan, Persatu tetap optimis bisa lolos. Bahkan tim berjuluk Laskar Ronggolawe itu menargetkan finis di puncak klasemen demi mengamankan status tuan rumah pada babak selanjutnya.
“Dua laga tersisa akan dimaksimalkan untuk meraih poin penuh,” pungkasnya.
Di kubu lawan, Pelatih Kepala Bumi Wali FC, Sunarno, mengaku cukup puas mampu menahan imbang tuan rumah. Menurutnya, satu poin ini sangat berarti untuk membangun mental para pemain yang masih terus dibenahi.
“Harapan kami mencuri satu poin sudah cukup untuk pertandingan kali ini. Ke depan kami berharap bisa mencuri poin dari tim-tim lainnya,” ungkap Sunarno.
Dengan komposisi pemain yang ada, Bumi Wali FC juga percaya diri mampu bersaing memperebutkan tiket lolos fase penyisihan.
“Kalau optimis lolos itu pasti, karena itu harapan semua tim dan semua pemain,” pungkasnya.
Dengan hasil imbang ini, Persatu Tuban kembali diingatkan bahwa perjalanan menuju puncak klasemen tidak akan mudah. Namun, dukungan suporter dan optimisme tim menjadi modal penting untuk bangkit di laga berikutnya.
Laskar Ronggolawe kini wajib menatap dua pertandingan sisa dengan determinasi penuh agar peluang lolos tetap dalam genggaman. Duel kontra Lamongan FC dan Perseta Tulungagung akan menjadi pembuktian apakah Persatu mampu kembali menunjukkan tajinya di kompetisi Liga 4 musim ini. (ric)






