PETISI.CO
Di hadapan Gubernur Khofifah, Wali Kota Pasuruan, Teno membacakan sumpah jabatan.
PEMERINTAHAN

Gubernur Jatim Lantik Raharto Teno Prasetyo Sebagai Wali Kota Pasuruan

SURABAYA, PETISI.CO – Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo secara resmi menjabat Wali Kota Pasuruan sisa masa jabatan 2016-2021, setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (21/9/2020).

“Kami sampaikan selamat kepada wali kota yang dilantik. Selamat bertugas di sisa masa jabatan periode 2016-2021,” kata gubernur Khofifah usai melantik Raharto Teno Prasetyo sebagai wali kota Pasuruan.

Teno diwawancarai wartawan usai pelantikan.

Menurutnya, pelantikan wali kota Pasuruan ini penting. Karena ini menjadi strategis wali kota, karena memang ada proses penyampaian RAPBD tahun 2021.

Seluruh program-program strategis untuk pengembangan kota Pasuruan, tentu tetap terangkai dalam program-program yang akan dibahas bersama DPRD kota Pasuruan.

“Jadi, kalau dilihat sisa masa periodiknya dengan tugasnya, saya rasa ini tugas yang harus disiapkan darimana kemajuan, kesejahteraan dan seluruh mekanisme di kota Pasuruan, akan bisa dikembangkan dalam program yang akan dibahas bersama dalam RAPBD 2021 bersama DPRD setempat,” paparnya.

Teno sendiri sebelumnya menjadi wakil wali kota Pasuruan. Setelah wali kota Pasuruan, Setiyono ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Teno ditunjuk sebagai plt wali kota Pasuruan.

Usai dilantik, Teno mengaku ke depan akan mempertahankan program kerja, membuat masyarakat kota Pasuruan lebih sejahtera dan harus lebih tegas dalam mengambil keputusan dengan sisa waktu yang mepet ini sebelum dirinya cuti pilkada.

“Dan pastinya dalam menerapkan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan. Di sisa waktu ini, saya harus menyelesaikan perubahan APBD dan menyiapkan APBD 2021,” katanya. (bm)

terkait

Sambang Desa di Banjarejo, Pemkab Magetan Gelar Wayang Kulit

redaksi

Bupati Jember Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2019

redaksi

Presiden Jokowi Minta Pemprov Jatim Turunkan Kasus Covid-19 dalam Dua Minggu

redaksi
Open

Close