Kediri, petisi.co – Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M anggota komisi IX DPR RI dari Partai Golkar gencar melaksanakan sosialisasi BPJS Kesehatan di wilayah Pare tepatnya di Pare’s Cafe diikuti sekitar 250 peserta dari Kabupaten Kediri, Senin (27/4/2026).
Dengan menggandeng BPJS Kesehatan dimaksudkan agar masyarakat bisa benar-benar memahami akan kegunaan BPJS Kesehatan itu sendiri, bisa cek aktif kepesertanya, dan tepenting masyarakat bisa langsung konek bila ada yang perlu ditanyakan melalui PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui Whatsaap) ke nomor WA 0811 165 165 melayani 24 jam penuh hari Senin sampai Jumat untuk pelayanan pendaftaran baru, perubahan data, juga pengecekan status.
“Kami hadir agar masyarakat benar-benar memahami akan BPJS Kesehatan itu sendiri,” tutur Heru Tjahjono, sembari bersosialisasi, Senin, (27/4/2026).
Menurutnya, pentingnya memberikan pemahaman kepada undangan yang hadir agar nantinya bisa di sampaikan kepada masyarakat yang lain yang belum memahami BPJS Kesehatan itu sendiri, sehingga dengan gencarnya komisi IX DPR RI dari Partai Golkar diharapkan bisa menggunakan saat dibutuhkan seperti saat mengalami sakit.
“Juga sosialisasi komisi IX DPR RI dengan BPJS Kesehatan guna memastikan masyarakat dalam memahami manfaat,hak serta tata cara penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS),” terangnya.
Selanjutnya, Heru Tjahjono juga memberikan kesempatan kepada peserta sosialisasi yang hadir untuk maju kedepan memberikan pemahaman secara personal bagi yang belum faham benar akan kegunaan BPJS Kesehatan, dengan didampingi dari Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Kediri, Eka Wahyudi dan Kepala BPJS Cabang Kediri Tutus Novita Dewi, S.Si, M.Kes.AAK, CHIP.
Sosialisasi berjalan hidup dan meriah, karena setiap yang maju kedepan diberikan doorprize dari Heru Tjahjono untuk memotivasi dan memberikan semangat agar dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tidak hanya sebatas acara seremonial akan tetapi nantinya bisa memberikan pengetahuannya kepada yang lain.
Hal senada disampaikan Tutus Novita Dewi, Kepala Cabang BPJS Kediri yang membawahi 5 wilayah yakni, Blitar Kota dan Kabupaten, Tulungagung, dan Kediri Kota dan Kabupaten menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi bukan hanya sekedar mendengarkan akan tetapi supaya penyampaian materi bisa dipahami dan bisa disampaikan kepada yang lain dalam arti bisa disebarluaskan, karena menurutnya biaya kesehatan itu tidaklah murah.
“Tentunya, biaya kesehatan itu mahal, ya kalau sakitnya itu ringan kalau sakitnya itu berat sudah pasti biayanya mahal,” tegasnya.
Sedangkan Eka Wahyudi juga menyampaikan hal yang sama, terkait Kartu KIS bisa diakses secara elektronik, juga besaran biaya yang dibutuhkan, serta metode pengurusan, bisa tatap muka dan non tatap muka, juga hal yang bisa dilayani BPJS Kesehatan, dan yang tidak bisa dilayani BPJS Kesehatan, seperti Operasi Plastik, Hobi Balap, Mendaki Gunung dan sebagainya, terpenting pesannya kepada peserta sosialisasi untuk tidak telat membayar iuran.
Perlu diketahui, selain ratusan peserta sosialisasi hadir pula, wakil ketua DPRD Kabupaten Kediri, Sigit Sosiawan, mewakili ketua DPD Golkar Kabupaten Kediri, Owner Pare’s Cafe, Sunardi, juga pemateri dari BPJS Kesehatan, Eka Wahyudi, dan Tutus Novita Dewi. (bam)






